Sidang Mafia Bola, Uang Rp 800 Juta Mengalir ke Wasit hingga Ketua Asprov PSSI Jateng

Kompas.com - 20/05/2019, 16:27 WIB
Priyanto alias Mbah Pri menjadi saksi mahkota untuk terdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih dalam sidang kasus mafia bola di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019). KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINPriyanto alias Mbah Pri menjadi saksi mahkota untuk terdakwa Dwi Irianto alias Mbah Putih dalam sidang kasus mafia bola di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus mafia bola, Priyanto alias Mbah Pri, membeberkan aliran dana Rp 800 juta kepada sejumlah pihak.

Priyanto bersaksi untuk terdakwa kasus mafia bola lainnya, Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komdis PSSI, saat sidang lanjutan kasus mafia bola di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (20/5/2019).

Awalnya Priyanto sempat berbelit-belit ketika memberikan keterangan aliran dana dari mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indrayani.

Priyanto akhirnya mengaku menerima uang sebesar Rp 800 juta dalam kurun waktu 2017 hingga 2018.

"Uang tersebut digunakan untuk membayar wasit, Mbah Putih, Johar Lin Eng (Ketua Asprov PSSI Jateng), dan untuk saya gunakan sendiri," kata Priyanto, di hadapan majelis hakim yang dipimpin Hakim Heddy Bellyandi, Senin.

Baca juga: Dijadikan Saksi Sidang Mafia Bola, Sekjen PSSI 2 Kali Tak Hadir

Priyanto mengatakan, secara keseluruhan telah menyerahkan uang kepada Johar sekitar Rp 200 juta hingga Rp 250 juta. Kompensasinya, Priyanto diberi keleluasaan untuk memilih wasit pertandingan Liga 3 Jateng.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(Pemberian uang) ini inisiatif saya, dia tidak pernah minta dan melihat pertandingan ada kejadian yang tidak semestinya. Uang tersebut untuk operasional selama kompetisi, semua ada 11 pertandingan," ujar Priyanto.

Baca juga: Bupati Banjarnegara dan Putrinya Jadi Saksi Sidang Mafia Bola

Selain kepada Johar, kata Priyanto, uang tersebut juga diberikan kepada Mbah Putih sebanyak Rp 50 juta. Priyanto meminta bantuan kepada Mbah Putih untuk memberi arahan kepada wasit agar jangan sampai merugikan tim Persibara.

Priyanto mengatakan, ia juga memberikan uang kepada sejumlah wasit dengan nominal antara Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Uang juga disebutkan mengalir ke manajer salah satu klub sepakbola peserta kompetisi Liga 3 Jateng.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.