KPU Sulsel Kirim 49 Boks Alat Bukti untuk Sidang Sengketa Gugatan Hasil Pemilu di MK

Kompas.com - 10/06/2019, 19:43 WIB
Humas KPU Sulsel Asrar Marlang saat diwawancara di kantor KPU Kota Makassar, Senin (10/6/2019). Kompas.com/HIMAWAN Humas KPU Sulsel Asrar Marlang saat diwawancara di kantor KPU Kota Makassar, Senin (10/6/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - KPU Sulawesi Selatan mengirim 49 boks hasil rekapitulasi suara yang dijadikan sebagai alat bukti dalam sidang gugatan sengketa Pemilu 2019 yang dilayangkan kubu Prabowo-Sandiaga di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dimulai pada Selasa (11/6/2019) besok.

Humas KPU Sulsel Asrar Marlang mengatakan bahwa dokumen yang dikirim tersebut merupakan berita acara rekapitulasi di tingkat kelurahan yang berasal dari seluruh KPU di 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

"Kemudian formulir rekap DAA1, DA1 dan form rekap tingkat kabupaten/kota dan provinsi, ada sekitar 49 boks yang dikirim ke Jakarta pagi tadi," kata Asrar saat ditemui di kantor KPU Makassar, Senin (10/6/2019).

Baca juga: KPU Tak Akan Selesaikan Situng Seratus Persen, Ini Alasannya

Asrar menambahkan, alat bukti ini bakal diajukan melalui kuasa hukum KPU RI. Setiap KPU kabupaten/kota bakal mengirim dua komisioner untuk hadir di sidang tersebut didampingi dengan beberapa staf.

Begitupun dengan KPU Sulsel, dua komisioner juga sudah menuju Jakarta untuk mengawal sidang gugatan sengketa pemilu ini.

Menurut Asrar, dokumen yang dijadikan bukti ini hanya bersifat umum. Dokumen ini menurutnya untuk memenuhi gugatan pertama.

Baca juga: 12 Juni, KPU Serahkan Draf Jawaban dan Alat Bukti ke MK

"Jika ada perbaikan permohonan mereka itu tetap akan kami antisipasi untuk memenuhi alat-alat bukti untuk dipersyaratkan," jelasnya. 

Lebih lanjut, Asrar menerangkan bahwa alasan seluruh form DAA1 dan DA1 dijadikan sebagai alat bukti lantaran dalam gugatan yang diajukan kubu BPN mengenai perbedaan jumlah surat suara tidak menyebutkan beberapa lokasi lengkapnya.

"Makanya kita bawa berita acara di tingkat kelurahan," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Regional
Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dipolisikan

Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dipolisikan

Regional
Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Regional
Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Regional
Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X