Omset Pedagang Tahu Sumedang Tak Sebaik Lebaran Tahun Lalu

Kompas.com - 08/06/2019, 08:30 WIB
Pedagang tahu Sumedang kebanjiran berkah pengalihan arus dari Malangbong, Jumat (7/6/2019). Hari ini, omset rata-rata pedagang tahu Sumedang di sepanjang jalur Jalan Bandung-Cirebon naik hingga lebih dari 10 kali lipat. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHPedagang tahu Sumedang kebanjiran berkah pengalihan arus dari Malangbong, Jumat (7/6/2019). Hari ini, omset rata-rata pedagang tahu Sumedang di sepanjang jalur Jalan Bandung-Cirebon naik hingga lebih dari 10 kali lipat.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Omset rata-rata pedagang tahu Sumedang di sepanjang jalur Jalan Bandung-Cirebon pada libur Lebaran kali ini naik 10 persen.

Pedagang tahu Sumedang Gunung Palasari Sevta Nugraha mengatakan, kenaikan omset sudah terjadi sejak hari H Lebaran 2019.

Jika hari biasa hanya mampu menjual 5 ancak (1 ancak sama dengan 144 biji) per hari, sejak hari H Lebaran 2019 ini, bisa menghabiskan minimal 30 ancak/hari.

"Alhamdulillah, sejak hari H Lebaran sudah mulai ramai. Sehari habis minimal 40 ancak," ujarnya kepada Kompas.com di kios tempatnya berjualan di Jalan Raya Pangeran Kornel, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019) malam.


Baca juga: Terimbas Pengalihan Arus Malangbong, Jalur Tengah Sumedang Padat

Sevta menuturkan, rata-rata para pedagang, khususnya di sepanjang jalur jalan nasional penghubung Bandung-Cirebon ini memang mengalami kenaikan signifikan.

"Hampir rata saya kira omset pedagang pada naik. Bisa dilihat sendiri di tiap kios banyak yang mampir. Kebanyakan pembeli dari Jakarta, Bogor kalau saya tanya," tuturnya.

Sevta menyebutkan, meski omset naik dibanding hari biasanya. Namun, jika dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu, lebih baik penjualan tahun sebelumnya.

Tahun lalu, dalam sehari penjualan bisa mencapai 100 ancak.

Senada, pemilik Rumah Makan Tahu Sindang Rasa Hernawan Safari mengatakan, meski pada Lebaran ini mengalami kenaikan dibanding hari biasa, lebih baik penjualan Lebaran tahun lalu.

"Faktor penyebabnya apa kurang ngerti juga. Bisa jadi karena ada Tol Cipali," sebutnya.

Baca juga: Jalur Tengah Sumedang Padat, One Way Diberlakukan, Kendaraan dari Cirebon Dialihkan ke Jalur Alternatif Subang

Sementara itu, Yudayna Rachman, pembeli tahu Sumedang asal Bogor mengaku sengaja mampir dan membeli tahu Sumedang untuk oleh-oleh.

"Saya dari Bogor, habis mudik ke Ciamis. Tadi di Malangbong dialihkan ke jalur Sumedang. Ya kebetulan, bisa beli tahu Sumedang buat oleh-oleh," katanya kepada Kompas.com di kios tahu Sumedang Gunung Palasari, Jumat malam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X