Kompas.com - 07/06/2019, 22:16 WIB
Kepulan asap hitam dari puluhan rumah yang dibakar di Desa Gunung Jaya usai terjadi keributan antar pemuda di perbatasan antara Desa Gunung Jaya  dan Desa Sampuabalo, Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/6/2019). Sebanyak 87 unit rumah dibakar setelah keributan antar pemuda dari dua desa berbeda di wilayah tersebut pada hari Rabu 5 Juni 2019 sekitar pukul 14.30 Wita, dan akibat  kejadian tersebut ratusan warga terpaksa mengungsi di Desa Laburunci, Buton. ANTARA FOTO/JOJONKepulan asap hitam dari puluhan rumah yang dibakar di Desa Gunung Jaya usai terjadi keributan antar pemuda di perbatasan antara Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo, Buton, Sulawesi Tenggara, Rabu (5/6/2019). Sebanyak 87 unit rumah dibakar setelah keributan antar pemuda dari dua desa berbeda di wilayah tersebut pada hari Rabu 5 Juni 2019 sekitar pukul 14.30 Wita, dan akibat kejadian tersebut ratusan warga terpaksa mengungsi di Desa Laburunci, Buton.

BUTON, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi mengatakan, situasi di Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo mulai berangsur membaik.

Hal tersebut disampaikan Ali Mazi saat mengunjungi Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo bersama Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjend TNI Surawahadi, dan Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Iriyanto, Jumat (7/6/2019) malam.

“Ini suatu kesyukuran, dari situasi kondisi saat ini kita saksikan bersama berangsur-angsur sudah pulih sedia kala. Mudah-mudahan dengan kehadiran TNI-Polri keadaan akan lebih baik lagi,” kata Ali Mazi.

Baca juga: 5 Fakta Kerusuhan di Buton, 2 Tewas, 87 Rumah Dibakar, hingga 700 Warga Mengungsi

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur bersama Pangdam XIV Hasanudin dan Kapolda Sulawesi Tenggara mendengar langsung keluhan warga Desa Gunung Jaya.

Satu per satu warga menyampaikan keluhannya tentang keamanan dan kerugian yang dialami dampak bentrokan.

Usai mengunjungi Desa Gunung Jaya, rombongan kemudian mengunjungi Desa Sampuabalo.

Gubernur menyampaikan kepada warga Desa Sampuabalo untuk menjaga kedamaian dan menghindari perselisihan.

“Selalu kita himbau kepada masyarakat tidak henti-hentinya, marilah kita selalu menjaga hubungan silaturahim diantara sesama kita. Kita ini semuanya bersaudara,” ujar Ali Mazi.

“Saya bersama Kapolda dan Pangdam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri, jangan selalu terpancing keadaan yang merugikan kita semua,” tambahnya.

Mengenai ganti rugi rumah warga yang dibakar, Ali Mazi mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan survei untuk melakukan renovasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X