Banjir Terjang Bontang Kaltim, Warga Pilih Menginap di Masjid

Kompas.com - 04/06/2019, 20:02 WIB
Curah hujan yang tinggi sejak Selasa (4/6/2019) malam di Bontang dan sekitarnya membuat sejumlah wilayah di Kota Bontang terendam air. Tribunkaltim.co/Ichwal SetiawanCurah hujan yang tinggi sejak Selasa (4/6/2019) malam di Bontang dan sekitarnya membuat sejumlah wilayah di Kota Bontang terendam air.

KOMPAS.com - Curah hujan yang tinggi sejak Selasa (4/6/2019) malam di Bontang dan sekitarnya membuat sejumlah wilayah di Kota Bontang terendam air.

Banjir merendam puluhan rumah warga, sehingga membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Bahkan, sebagian warga di RT 025, Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat, harus menginap di Masjid Sabilun Najah karena air sudah menggenang setinggi dada orang dewasa.


Salah satu korban yang mengungsi, Imron mengatakan, dirinya memboyong keluarga agar menginap di masjid terdekat sebab banjir telah memasuki rumahnya sejak malam.

Baca juga: Banjir Bandang di Konawe Utara, 98 KK Dievakuasi

Hujan sejak malam membuat ketinggian air terus meningkat, hingga setinggi dada orang dewasa.

“Tinggi mas, segini (dada),” ujar Imron, seraya menunjukkan dadanya, seperti dilansir dari Tribunkaltim.co, Selasa.

Imron tak sendiri, ada 12 kepala keluarga lainnya turut serta menginap di Masjid Sabilun Najah.

Kebanyakan mereka yang memiliki anak-anak kecil ikut mengungsi.

Sebagian warga lainnya tetap bertahan di rumah-rumah atau menginap ke rumah keluarga.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Regional
Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Regional
4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X