2 Warga Tewas Setelah Pesta Miras

Kompas.com - 04/06/2019, 20:00 WIB
Ilustrasi: Berbagai jenis minuman keras (miras) hasil sitaan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jombang Jawa Timur. Miras tersebut dimusnahkan pada Selasa (28/5/2019). KOMPAS.com/HANDOUTIlustrasi: Berbagai jenis minuman keras (miras) hasil sitaan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jombang Jawa Timur. Miras tersebut dimusnahkan pada Selasa (28/5/2019).

JOMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak dua warga Jombang, Jawa Timur, tewas setelah mengonsumsi minuman keras (miras), Senin (3/6/2019).

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Peterongan Jombang, AKP Sugianto mengungkapkan, dua warga tersebut adalah Edi Wiyono (45) dan Joko Purnomo (54).

Edi tinggal di Dusun Pule, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Peterongan. Sedangkan Joko Purnomo, merupakan warga Dusun Mojokuripan Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

"Awalnya petugas piket Reskrim mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada orang meninggal dunia, diduga pesta miras. Informasi itu kemudian kami tindak lanjuti," ungkap Sugianto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Polres Manokwari Gerebek Pabrik Miras Oplosan di Marampa

Dari hasil penyelidikan, kedua korban menenggak miras bersama dua rekan mereka lainnya di sebuah rumah di Dusun Mojokuripan Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Sabtu (1/6/2019) malam.

Setelah pesta miras di rumah Joko, Sucipto dan Rudi Cahyono pulang ke rumah masing-masing. Namun, Joko dan Edi melanjutkan aksi mereka.

Pada Minggu (2/6/2019) dini hari, keduanya berboncengan menuju terminal Kepuhsari Jombang untuk melanjutkan pesta miras.

"Kedua korban melanjutkan pesta miras di seputaran Terminal Kepuhsari. Sedangkan Sucipto dan Rudi Cahyono pulang ke rumah masing-masing, keduanya masih hidup," beber Sugianto.

Baca juga: Polisi Amankan Ribuan Petasan, Miras dan Pasangan Muda-mudi Dalam Satu Kamar

Menanggapi adanya kasus tersebut, Kapolsek Peterongan itu meminta masyarakat menghentikan mengkonsumsi miras.

Dari sisi peredaran miras, AKP Sugianto juga menyatakan akan melakukan penyelidikan terkait peredaran miras di wilayah Kecamatan Peterongan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

2 Wisatawan di Kawasan Candi Borobudur Positif Covid-19

Regional
Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Melahirkan di Toilet, Siswi SMA Buang Bayinya di Panti Asuhan agar Tak Terlantar, Ini Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah | Sepeda Motor di Bengkel Ditilang Polisi

Regional
Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Pusat Tolak Kenaikan UMP, Ganjar: Jateng Naik 3,27 Persen

Regional
Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Menyoal Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Tak Ada Kerusakan Candi dan Balai Konservasi Lakukan Evaluasi

Regional
Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Pengakuan Pesepeda yang Diduga Disiram Air Keras Saat Gowes: Panas di Kulit, Celana sampai Rusak

Regional
Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Sebuah Buku Catatan dan Bayi Perempuan di Depan Panti Asuhan

Regional
Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Menyoal Penetapan Tersangka Bahar bin Smith, Korban Sudah Mencabut Laporan, Polda Membantah

Regional
Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X