H-2 Lebaran, Penumpang Bandara Depati Amir Turun 30 Persen

Kompas.com - 04/06/2019, 13:16 WIB
Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang. KOMPAS.com/HERU DAHNURBandara Depati Amir, Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Kenaikan harga tiket pesawat udara menyebabkan jumlah penumpang di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang pada H-3 dan H-2 lebaran turun dibandingkan tahun lalu.

Pada H-3 atau Minggu (2/6/2019) jumlah penumpang tercatat 6.179 atau turun dibanding 2018 lalu 7.417 penumpang (-16,6 persen).

Pergerakan pesawat pada H-3 dari tahun lalu 56 kali turun menjadi 42 kali tahun ini.

Sementara pada H-2 atau Senin (3/6/2019) penumpang tercatat 5.466, turun dibandingkan 2018 yang mencapai 7.650 orang (-30,37 persen).

Baca juga: Harga Tiket Mahal, Bandara Depati Amir Kehilangan 1.000 Penumpang Setiap Hari

Pergerakan pesawat pada H-2 dari 54 tahun lalu turun menjadi 36 kali tahun ini.

General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, Chuanda mengatakan, salah satu penyebab turunnya jumlah penumpang karena harga tiket yang mahal.

Sepinya penumpang juga menyebabkan tidak ada maskapai yang mengajukan exstraflight tahun ini.

"Tahun ini tidak ada penerbangan ekstra," kata Chuanda kepada Kompas.com di posko bandara, Selasa siang.

Baca juga: Jokowi Sebut Masih Perlu Infrastruktur Pendukung di Bandara Depati Amir

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Regional
Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Regional
Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang

Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang

Regional
Kapolda Banten Larang Pengumpulan Warga Saat Pembagian Daging Kurban

Kapolda Banten Larang Pengumpulan Warga Saat Pembagian Daging Kurban

Regional
Bali Gelar Donor Plasma Darah untuk Terapi Lawan Corona

Bali Gelar Donor Plasma Darah untuk Terapi Lawan Corona

Regional
12 Tahanan di Polres Kudus Positif Virus Corona, Tertular Tahanan Judi

12 Tahanan di Polres Kudus Positif Virus Corona, Tertular Tahanan Judi

Regional
Bawaslu Jateng Keluhkan KPU Kurang Transparan soal Data Pemilih

Bawaslu Jateng Keluhkan KPU Kurang Transparan soal Data Pemilih

Regional
Ada Tamu Positif Covid-19, Dua Hotel di Solo Ditutup 7 Hari

Ada Tamu Positif Covid-19, Dua Hotel di Solo Ditutup 7 Hari

Regional
Tambah 15, Total 38 Santri Pondok Gontor Dinyatakan Positif Covid-19

Tambah 15, Total 38 Santri Pondok Gontor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Ini Imbauan Risma kepada Takmir Masjid dan Petugas Pemotong Hewan Kurban

Ini Imbauan Risma kepada Takmir Masjid dan Petugas Pemotong Hewan Kurban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X