Polisi Rilis Identitas 21 DPO Pelaku Pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang

Kompas.com - 04/06/2019, 06:13 WIB
5 tersangka pembakaran dan pengerusakan kantor Polsek Tambelangan Sampang diamankan di Mapolda Jawa Timur, Senin (27/5/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL 5 tersangka pembakaran dan pengerusakan kantor Polsek Tambelangan Sampang diamankan di Mapolda Jawa Timur, Senin (27/5/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Polda Jawa Timur mengimbau puluhan pelaku perusakan dan pembakaran kantor Polsek Tambelangan, Sampang, yang masih berkeliaran agar segera menyerahkan diri.

Catatan polisi, ada 21 pelaku yang sampai saat ini sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang ( DPO).

"Identitas para pelaku kita rilis agar jika ada warga yang mengetahui bisa langsung menghubungi polisi," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Senin (3/6/2019) malam.

Baca juga: Polda Jatim Buru 21 DPO Terkait Pembakaran Polsek Tambelangan


Polda Jawa Timur, kata dia, juga sudah berkomunikasi dengan ulama di Sampang untuk membantu melakukan pendekatan agar para pelaku segera menyerahkan diri.

"Kami imbau agar para pelaku menyerahkan diri, maksimal sepekan setelah status DPO dikeluarkan hari ini," tegasnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur sudah menetapkan 6 tersangka dalam kasus pengerusakan dan pembakaran kantor Polsek Tambelangan Sampang. Mereka dijerat pasal berlapis, selain pasal 170 KUHP tentang pengerusakan, juga dijerat pasal 187 KUHP hingga pasal 200 KUHP.

Baca juga: Ini Kronologi Pembakaran Kantor Polsek Tambelangan Menurut Gubernur Khofifah

Adapun ke-21 identitas pelaku pengerusakan dan pembakaran kantor Polsek Tambelangan Sampang yakni :

  1. Habib Zaki dari Desa Maluku Barat, Tambelangan, Sampang.
  2. Mohamad dari Desa Samaran, Tambelangan, Sampang
  3. H. Subah dari Desa Birem, Tambelangan, Sampang
  4. Maskur dari Dusun Blaluh, Desa Karanganyar, Tambelangan, Sampang
  5. Abdul Manab dari Dusun Sorak, Desa Maluku Barat, Tambelangan, Sampang
  6. S. Muhammad Assegaf alias Habib Mamak dari Dusun Pak Baruh, Desa Barunggagah, Tambelangan Sampang
  7. SY Abdullah Assegaf alias Habib Abdullah dari Dusun Suko Desa Tambelangan, Sampang
  8. Kyai Amin Humaidi
  9. Mahfud dari Desa Barunggagah, Tambelangan, Sampang
  10. Kholil dari Desa Tambelangan, Kecamatan Tambelangan, Sampang
  11. Mas'ud dari Desa Bireun, Tambelangan Sampang
  12. Mad Seleng, dari Desa Baloporoh, Tambelangan, Sampang
  13. Satiri warga Jalan Lonjukung, Desa Samaran, Tambelangan, Sampang
  14. Yusuf, warga Tambelangan Sampang
  15. Yanto alias Manto warga Dusun Duko Desa Samaran Kecamatan Tambelangan, Sampang
  16. Rokhim, Desa Lonjukung, Kecamatan Tambelangan, Sampang
  17. Sahram warga Kecamatan Kokop, Sampang
  18. Mamas warga Samaran, Tambelangan, Sampang
  19. Tebbur
  20. Hoiron warga Dusun Lonjukung, Desa Samaran Tambelangan Sampang
  21. Yono

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Dokter Gigi yang Ditangkap Densus 88 di Sampang Terancam Diberhentikan dari PNS

Regional
Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Suami Istri Terduga Teroris 10 Tahun Tinggal di Sampang Madura

Regional
Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Seorang Pria Tewas Dianiaya 2 Pelaku yang Ngamuk Saat Takziah

Regional
Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Soal Pelaporan Ustaz Abdul Somad, Polda NTT Masih Periksa Saksi Ahli

Regional
Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Infrastruktur di Pandanaran Dipercepat

Regional
6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

6 Pekerja Asing Pemilik 500 Ton BBM Ilegal Ditangkap, Transaksi di Tengah Laut

Regional
Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Mahasiswa Papua di Malang: Yang Lalu Biarkan Berlalu

Regional
Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Gempa Bogor, 25 Rumah Rusak, 200 Warga Mengungsi

Regional
Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Ada Penolakan Danau Rana Jadi Destintasi Wisata Dunia, Ini Tanggapan Pemkab Buru

Regional
Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Ayah yang 9 Tahun Jadikan 2 Putrinya Budak Seks Sadar Perkosa dan Ancam Bunuh Korban

Regional
Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Seorang Pria Perkosa Anak Majikan, Begini Kronologinya

Regional
3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

3 Tersangka Kerusuhan Manokwari Bakar Bendera Merah Putih dan Jarah ATM

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Oknum Polisi yang Diduga Berikan Miras ke Mahasiswa Papua Dinonaktifkan dari Jabatannya

Regional
Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Ini 7 Rekomendasi Pansus Angket Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel

Regional
Di Yogyakarta Ada Gerakan Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai, Apa Itu?

Di Yogyakarta Ada Gerakan Kembali ke Meja Makan Tanpa Gawai, Apa Itu?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X