Gubernur Khofifah Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas

Kompas.com - 31/05/2019, 16:27 WIB
Gubernur dan wakil gubernur Jatim, Khofifah-Emil Elistianto Dardak KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALGubernur dan wakil gubernur Jatim, Khofifah-Emil Elistianto Dardak

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh pejabat dan ASN Pemprov Jawa Timur untuk mengumpulkan seluruh kendaraan dinas begitu libur dan cuti bersama Lebaran dimulai.

Hal ini dilakukan agar semua ASN Pemprov Jawa Timur mematuhi aturan terkait larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran.

Menurutnya, larangan ini merupakan aturan yang sudah rutin dilaksanakan sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

Ia sendiri juga berkomitmen tidak akan menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk mudik maupun beraktivitas selama libur dan cuti bersama mulai tanggal 2 Juni 2019 mendatang.

Baca juga: Mobil Dinas Dipakai Mudik, Bupati Magetan Akan Berikan Sanksi Kepada ASN

"Mobil dinas nggak boleh dipakai untuk urusan pribadi. Termasuk mudik. Jadi ya mengikuti aturan saja, semua kendaraan dinas Pemprov Jawa Timur harus diistirahatkan dan tidak boleh dipakai saat mudik Lebaran," kata Khofifah, Jumat (31/5/2019), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Untuk kendaraan para pejabat yang berkantor di komplek kantor gubernur di Jalan Pahlawan Surabaya, maka menurut Khofifah, seluruh kendaraan bakal dilakukan pull atau dikumpulkan di halaman kantor gubernuran.

Sedangkan untuk mobil dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kantornya di luar lingkungan komplek kantor gubernuran, maka Khofifah meminta agar kendaraan dinasnya diparkir di halaman kantor OPD masing-masing.

"Kalau Dinas Perindustrian dan Perdagangan, maka ya mobil dinasnya diparkir di halaman kantornya. Begitu juga OPD yang lain. Kalau semua diparkir di Pahlawan, yo gak cukup (ya tidak cukup)," kata Khofifah.

Baca juga: Bupati Banyumas Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik ke Luar Kota

Cuti Lebaran serentak

Sementara itu, Sekda Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, mengatakan, pengumpulan kendaraan berpelat merah selama libur dan cuti bersama Lebaran bakal dilakukan serentak.

Tepatnya begitu selesai upacara Hari Kesaktian Pancasila.

"Begitu libur dan cuti bersama dimulai, maka seluruh mobil yang pelat merah harus sudah dikumpulkan. ASN yang mudik harus menggunakan kendaraan selain mobil dinas," tegas Heru Tjahjono.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gubernur Khofifah Larang Mobil Dinas Pemprov Jawa Timur Digunakan untuk Mudik Lebaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X