Karyawan Diterkam Harimau Saat Panen Akasia, BBKSDA Minta Tidak ada Aktivitas di Lokasi Kejadian

Kompas.com - 27/05/2019, 15:00 WIB
Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi jenazah M Amri yang diduga tewas diterkam harimau di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau, Kamis (23/5/2019). Dok. Polres Inhil KOMPAS.com/IDON TANJUNG Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi jenazah M Amri yang diduga tewas diterkam harimau di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau, Kamis (23/5/2019). Dok. Polres Inhil

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang karyawan PT RIA, M Amri (32) ditemukan tewas diterkam harimau sumatera di perkebunan akasia di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengatakan jika lokasi kejadian merupakan kantong harimau sumatera di lahan konsesi.

Kepala BBKSDA Riau Suharyono menjelaskan jika timnya sudah dikirim ke lokasi kejadian untuk memantau lokasi pasca kejadian.

"Tim kita sudah lima hari disana. Mereka melakukan sosialisasi dengan beberapa tujuan. Yang paling utama, kami minta PT RIA untuk sementara menghentikan aktivitas di sekitar lokasi kejadian di Parit 41," kata Suharyono  kepada Kompas.com, Senin (27/5/2019).

Baca juga: Panen Akasia, Warga Sambas Tewas Diterkam Harimau

Selain itu, pihaknya juga intens komunikasi dengan PT RIA untuk melakukan patroli dan menambah kamera pemantau, serta menambah petugas keamanan.

"Kita juga intens koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI dalam penanganan kasus (harimau dan manusia) ini," kata Suharyono.

Menurutnya, korban diterkam harimau sumatera saat bekerja memanen akasia di lahan konsesi. Saat itu korban terpisah dengan delapan orang rekan kerjanya.

"Korban ini diserang saat bekerja. Dan itu terjadi di rumah dia (harimau sumatera). Itu kantong harimau yang berada satu landscape dengan Suaka Margasatwa (SM) Karumutan," jelasnya.

Baca juga: Asyik Ngopi di Halaman Rumah, Seorang Warga Diserang Harimau

Apalagi, korban melakukan panen akasia sendiri dan jauh dari teman-temannya yang lain. Sementara lokasi tersebut adalah tempat 'bermain'' harimau sumatera.

"Sebelumnya kita sudah sosialisasi ke PT RIA agar melakukan aktivitas di lahan tidak sendiri-sendiri," sebut Suharyono.

Diberitakan sebelumnya, M Amri (32) seorang karyawan PT RIA tewas diterkam harimau di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, (23/5/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban merupakan warga Dusun Perasak, Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Jasadnya ditemukan dengan sejumlah luka mengenaskan.

"Korban diduga diserang oleh harimau saat memanen tanaman akasia di Kanal Sekunder 41 PT RIA di Desa Tanjung Simpang," kata Kasubag Humas Polres Inhil AKP Syafri Joni saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (24/5/2019).

Baca juga: Seorang Pria Tewas Mengenaskan, Diduga Diserang Harimau

Sebelum diterkam harimau, korban awalnya melakukan panen akasia di PT RIA bersama delapan orang rekannya.

"Sekira pukul 10.30 WIB, rekan-rekan korban telah kembali ke camp untuk beristirahat, namun korban tidak kunjung kembali," kata Joni.




Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X