Bupati Ende Meninggal, Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Selama 2 Hari

Kompas.com - 26/05/2019, 22:08 WIB
Bupati Ende Marselinus YW Petu (Tengah) saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Sabtu (6/4/2019) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREBupati Ende Marselinus YW Petu (Tengah) saat menggelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan di Hotel Sasando Kupang, Sabtu (6/4/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Bupati Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) Marselinus YW Petu, meninggal di Rumah Sakit Siloam Kota Kupang, Minggu (26/5/2019) dini hari.

Pemerintah Kabupaten Ende pun berencana mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama dua hari.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemda Ende Gabriel Dala mengatakan, kebijakan itu berlaku di semua instansi.

"Bendera merah putih dinaikkan setengah tiang selama dua hari yakni mulai Senin (27/5/2019) dan Selasa (28/5/2019),"ungkap Gabriel kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu (26/5/2019) malam.

Baca juga: Perjalanan Bupati Ende, Dua Kali Menjabat hingga Meninggal Dunia

Gabriel menyebut, bendera setengah tiang akan dikibarkan di instansi pemerintah, BUMN, sekolah dan kantor milik swasta.

Menurut Gabriel, bendera merah putih dikibarkan setengah tiang, dengan tujuan untuk memberikan penghormatan kepada pejabat negara atau pejabat pemerintah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 1990 tentang Ketentuan Keprotokolan mengenai Tata Tempat, Tata upacara dan Tata penghormatan.

"Kebijakan ini berlaku se-Kabupaten Ende," ujar Gabriel.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) Marselinus YW Petu, meninggal dunia Minggu (26/5/2019) dini hari.

"Bupati Ende periode 2019-2024 Marselinus YW Petu meninggal di Kota Kupang," ucap Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Politik dan Pemerintahan Semuel Pakereng melalui pesan multimedia, Minggu pagi.

Baca juga: Bupati Ende Meninggal Saat Kegiatan Golkar di Kupang

Marsel meninggal di Rumah Sakit Siloam Kupang sekitar pukul 02.10 Wita akibat serangan jantung.

Jenazah Marsel masih disemayamkan di kamar mayat Rumah Sakit Siloam.

Pantauan Kompas.com, terlihat puluhan warga dan kerabat keluarga besar Ende di Kota Kupang, berada di ruang jenazah RS Siloam.

Untuk diketahui, Marsel adalah bupati Ende dua periode. Pada pemilu kepala daerah serentak 27 Juni 2018 lalu, Marsel YW Petu yang berpasangan dengan Djafar Achmad menang di Kabupaten Ende.

Pasangan Marsel dan Djafar juga unggul dalam pilkada Ende pada tahun 2013 lalu.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Marsel juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Ende.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X