Diduga Ditembak, Kaca Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Pecah

Kompas.com - 25/05/2019, 11:37 WIB
Petugas menjaga Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (25/5/2019).KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN Petugas menjaga Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (25/5/2019).


PURWOKERTO, KOMPAS.com — Setelah peristiwa yang diduga penembakan pos penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3, Purwokerto, Jawa Tengah (sebelumnya tertulis Subden 3 Detasemen B Pelopor), Sabtu (25/5/2019), situasi di sekitar lokasi kondusif.

Sejumlah petugas bersenjata lengkap tampak hingga Sabtu siang masih berjaga di pintu gerbang Mako Brimob.

Baca juga: Suara Diduga Tembakan di Sekitar Mako Brimob Purwokerto Gegerkan Warga

 


Sejumlah polisi tak berseragam juga tampak keluar masuk Mako Brimob di Jalan Letjen Pol Soemarto, Purwokerto.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, kaca pos penjagaan Mako Brimob yang menghadap ke arah jalan raya tampak pecah.

Pecahan tersebut membentuk lubang tak beraturan dengan ukuran sekitar sekepal orang dewasa.

Baca juga: Pos Penjagaan Mako Brimob Purwokerto Ditembaki Orang Tak Dikenal

Di sekitar pos penjagaan, Tim Inafis Polres Banyumas, Jawa Tengah, masih melakukan pemeriksaan.

Aktivitas di area pos penjagaan dari sisi jalan raya tidak terpantau begitu jelas karena ditutup terpal ukuran besar.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Regional
Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Kesaksian Satu Keluarga asal Australia Saat Mobil Terguling ke Underpass Kentungan yang Ambles

Regional
Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Close Ads X