KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Kendalikan Inflasi di Semarang, Wali Kota Hendi Adakan Bazar

Kompas.com - 23/05/2019, 22:40 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menghadiri bazar sembako murah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro, Kamis (23/5/2019). Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menghadiri bazar sembako murah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro, Kamis (23/5/2019).

KOMPAS.com - Mengatasi inflasi yang terjadi di Kota Semarang, Wali Kota Hendrar Prihadi dan jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro menyelenggarakan bazar Ramadhan yang menjual 1000 paket sembako dengan harga murah, Kamis (23/5/2019).

Sembako yang normalnya dijual dengan harga Rp 80.000, dalam Bazar ini hanya dipatok seharga 40 ribu rupiah.

“Tentu saja hal ini meringankan beban masyarakat khususnya dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri yang kerap diwarnai dengan terjadinya kenaikan harga," ujar Wali Kota Hendrar Prihadi seperti dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai informasi, kenaikan harga-harga di Kota Semarang lantaran dipicu inflasi yang terjadi pada April 2019 lalu.

"Inflasi di Kota Semarang pada April 2019 ini adalah 0.42, padahal periode sama tahun lalu lebih rendah yakni 0.02," ungkap Hendi, sapaan akrab Wali Kota.

Namun meski demikian, Hendi tetap optimis karena sebenarnya kenaikan pun tidak terlalu tinggi. Sebab masih ada kota lain yang naik lebih tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, untuk menekan inflasi maka beberapa kebijakan dan aksi dilakukan, salah satunya dengan mengadakan pasar dan bazar sembako murah.

“Harapan kami tentu saja, selain ini sebagai charity atau bakti sosial, yang tidak kalah pentingnya dapat meringankan beban masyarakat,” harapnya.

Hendi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan inflasi dengan cara menghindari konsumsi yang berlebihan saat Ramadhan dan jelang Idul Fitri.

“Pada saat kita berkomitmen menekan inflasi, yang tidak kalah pentingnya adalah perilaku masyarakatnya juga harus terkendali, jangan jadi konsumen yang kemudian sangat nafsu untuk membeli semua," pesannya.

Hendi mengimbau, jika memang harga kebutuhan pangan seperti daging sapi meningkat, maka tidak perlu dipaksakan untuk membeli.

Masyarakat bisa menggantinya dengan bahan pangan lain, seperti ayam, ikan, tempe maupun tahu.

“Jadi ibu-ibu tidak perlu gengsi-gengsian hari ini,” gurau Hendi diikuti tawa peserta bazar.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.