Aula BKD Intan Jaya Papua Diduga Dibakar

Kompas.com - 22/05/2019, 17:25 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal KOMPAS.com/Jhon Roy PurbaKabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal

JAYAPURA, KOMPAS.com- Oknum masyarakat di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, diduga melakukan pembakaran terhadap Aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemda Intan Jaya, Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 13.00 WIT.

Diketahui Aula BKD Pemda Intan Jaya yang bernilai kurang lebih Rp 800 juta itu, saat ini sangat jarang digunakan, lantaran konflik pemilihan kepala daerah setempat masih belum selesai.

Baca juga: KPU Jayapura Sahkan Rekaptulasi, Bawaslu Tolak Akui Empat Distrik

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, dari keterangan saksi yang melihat peristiwa itu, sebelum terjadi kebakaran, ada sekelompok masyarakat masuk ke Aula BKD dengan membawa buku.

“Tiba-tiba saksi melihat adanya asap dari dalam aula. Kemudian masyarakat yang rumahnya tak jauh dari lokasi kebakaran mencoba memadamkan api, namun angin kencang membuat api cepat membesar,” ungkap Kamal, Rabu malam.

Baca juga: Masalah Pemilu DPRD Belum Selesai, KPU Papua Sahkan Hasil Rekapitulasi Kota Jayapura

Kamal menambahkan, melihat api yang membesar para saksi langsung menuju Polsek Sugapa, untuk melaporkan kejadian itu.

“Jadi seluruh gedung aula tak bisa diselamatkan dan kerugian mencapai Rp. 800 juta,” pungkasnya.

Sampai saat ini belum diketahui motif kebakaran Aula BKD Intan Jaya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

4 Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Wringinanom Ponorogo Tutup 10 Hari

Regional
Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus 'Ngesot' karena Sangat Sulit

Puncak Gunung Piramid di Mata Pendaki: Saya Harus "Ngesot" karena Sangat Sulit

Regional
Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Warga Berupaya Rebut Jenazah Covid-19, Buka Kantong Jenazah, dan Menciumnya

Regional
Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Pencarian WN Amerika di Teluk Ambon Diperluas, Korban Belum Ditemukan

Regional
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 8 Kali, Ini Penyebabnya

Regional
Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Wisma Atlet Jakabaring Palembang Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi: Pengakuan Tersangka Ada 25 Korban

Regional
Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus 'Ngesot'

Sulitnya Mendaki Gunung Piramid, Turun dari Puncak Harus "Ngesot"

Regional
Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Detik-detik Remaja Tewas Dikeroyok Temannya, Berawal dari Curi Uang Rp 100.000

Regional
Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Detik-detik Menegangkan Polisi Kejar Pencuri Mobil dari Jakarta, Tertangkap di Bypass Lohbener

Regional
Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Perjuangan Wanita di Kupang Melahirkan 3 Bayi Kembar, Suami Menghilang Tanpa Kabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X