KPU Jayapura Sahkan Rekaptulasi, Bawaslu Tolak Akui Empat Distrik

Kompas.com - 20/05/2019, 22:45 WIB
ilustrasi pemilu Kompas.com/ERICSSENilustrasi pemilu

JAYAPURA, KOMPAS.com - KPU Kota Jayapura akhirnya mengesahkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada Senin (20/05/2019).

Pengesahan setelah sebelumnya pleno berlangsung panas karena dugaan adanya pergeseran suara terus mencuat.

Merespons hal tersebut, Bawaslu Kota Jayapura menolak hasil rekapitulasi dari empat distrik dan hanya menerima penghitungan di Distrik Muara Tami.

Empat distrik yang dimaksud adalah Distrik Jayapura Selatan, Jayapura Utara, Abepura dan Heram.

Baca juga: Bawaslu Papua Tolak Hasil Rekapitulasi Lima Kabupaten/Kota

"Kami tetap pada rekomendasi awal, yaitu tidak mengakui hasil rekapitulasi di empat distrik," ujar Anggota Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Hardin Halidin, di Kota Jayapura, Senin.

Dari keempat distrik tersebut, muncul banyak laporan mengenai ketidak pofesionalan petugas Panitia Pemilihan Distrik (PPD). Bahkan, untuk beberapa distrik, dokumen hasil rekapitulasi atau DA-1 sempat berubah-ubah.

"Untuk Abepura karena ada banyaknya DA-1 yang dimunculkan oleh PPD, sementara ketika kami minta basis data berupa DAA-1 itu tidak bisa ditunjukan. Jadi, DA-1 sampai empat versi," ungkap dia.

"Kalau Heram memang sejak awal datanya kacau. Saya pikir logika mana pun tidak bisa menerima data tersebut. Kemudian DA-1 Heram juga sudah berubah beberapa kali juga, jadi dari sisi kebenaran data saat ini, peserta Pemilu sudah tidak percaya," sambung Hardin.

Sedangkan untuk Distrik Jayapura Utara dan Jayapura Selatan, Bawaslu menolak hasilnya karena pada saat tahapan pleno tingkat distrik, PPD tidak menjalankan rekomendasi yang dikeluarkan Panwas Distrik.

Baca juga: Rekapitulasi KPU: Jokowi-Maruf Menang Telak di Seluruh Papua

"Untuk Jayapura Selatan, pada saat pleno kota, ada berita acara yang dibuat oleh KPU kemudian dibuatkan rekomendasi oleh Bawaslu untuk membuka C-1 Plano, itu tidak sempat diselesaikan karena ketiadaan waktu," ucap dia.

Sementara, Distrik Jayapura Utara karena PPD diawal mengabaikan rekomendasi Panwas Distrik dan ketika Bawaslu Kota Jayapura meminta, KPU Kota Jayapura mengambil alih kewenangan PPD.

"Tapi setelah diambil alih, rekomendasi itu tidak juga diselesaikan," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikeroyok Warga hingga Tewas Setelah Dituduh Curi Helm, Polisi Sebut Ada Pidana Baru

Dikeroyok Warga hingga Tewas Setelah Dituduh Curi Helm, Polisi Sebut Ada Pidana Baru

Regional
Mengungkap Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Jadi Tengkorak, Dibunuh Sopir Angkot hingga Dibuang ke Sungai

Mengungkap Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Jadi Tengkorak, Dibunuh Sopir Angkot hingga Dibuang ke Sungai

Regional
Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Pria Setubuhi Dua Putri Kandung Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Regional
Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Cerita di Balik Sukiyah, Hidup Seorang Diri dengan Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Regional
Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Duduk Perkara Pembunuhan Pelajar SMA yang Hilang Ditemukan Jadi Tenggorak

Regional
Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Bantu Pemkot Malang Upayakan Perbaikan

Pipa PDAM Malang Pecah, Emil: Pemprov Jatim Bantu Pemkot Malang Upayakan Perbaikan

Regional
Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Kisah Ardian, Mantan Pencuri Beras yang Kini Jadi Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus

Regional
Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Fakta Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Selat Malaka, 9 Penumpang Belum Ditemukan hingga Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Kisah Sukiyah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus | Pembunuhan Pelajar SMA di Bengkulu

Regional
Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Atap Ruko Roboh Timpa 4 Anak, 1 Tewas di Tempat, 1 Kritis

Regional
Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Bertemu Sukiyah yang Miliki Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus Paling Menggetarkan Hati Ardian

Regional
KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

KM Wingston Tenggelam di Perairan Kualatanjung, Sumut, 8 Orang Selamat, 3 Hilang

Regional
Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Sosok Ardian, Relawan Penolong Sukiyah dari Rambut 2 Meter Sarang Tikus: Mantan Residivis Keluar Masuk Penjara

Regional
Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Dipaksa Bersetubuh oleh Ayah Kandung, Korban Alami Gangguan Kejiwaan

Regional
Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X