Bawaslu Papua Tolak Hasil Rekapitulasi Lima Kabupaten/Kota

Kompas.com - 17/05/2019, 21:05 WIB
Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Niko TunjananKOMPAS.com/Dhias Suwandi Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Niko Tunjanan

JAYAPURA, KOMPAS.com - Bawaslu Provinsi Papua menyatakan, menolak hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di lima kabupaten/ kota.

Daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Paniai secara keseluruhan, Kabupaten Intan Jaya secara keseluruhan, Kabupaten Puncak secara keseluruhan, Kota Jayapura untuk 233 TPS di Distrik Heram dan 47 TPS di Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Bawaslu Papua Sebut Ada Kepala Daerah Intervensi Penyelenggara Pemilu, KPU Akui Terima Laporannya

Komisioner Bawaslu Papua, Niko Tunjanan mengatakan, penolakan terhadap hasil rekap tingkat kabupaten itu berdasarkan hasil yang menurut Bawaslu tidak wajar dan tidak sesuai aturan.

"Bawaslu ini kan penyelenggara, kami juga kan punya data dan dokumen," ucap Niko, di Kota Jayapura, Jumat (17/5/2019).

Penolakan tersebut, terang Niko, akan menjadi pegangan Bawaslu ketika tahapan sengketa Pemilu masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: KPU Klaim Telah Perbaiki Kesalahan Situng Sebelum Dinyatakan Bersalah oleh Bawaslu

Ia pun mengakui, untuk kabupaten/kota yang hasil rekapitulasinya ditolak Bawaslu, memiliki kemungkinan untuk dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Kita lihat saja MK putusannya seperti apa, yang jelas ada kemungkinan ke situ," ujar Niko.



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X