Mahasiswanya Diduga Jadi Joki Tes Masuk Fakultas Kedokteran, Ini Tanggapan UGM

Kompas.com - 22/05/2019, 14:29 WIB
Kampus UGM KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOKampus UGM

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Universitas Gadjah Mada ( UGM) medalami dugaan adanya dua mahasiswa yang tertangkap menjadi joki tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS). Jika terbukti melakukan pelanggaran, maka UGM akan memberikan sanksi tegas.

"Kami mengetahui tadi malam. Kami juga sudah konfirmasi ke Universitas Muhammadiyah Surabaya," ujar Kabag Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Anak Penjual Sate Padang Itu Kini Berkuliah di UGM...

Iva mengatakan pihak Universitas Muhammadiyah Surabaya menyampaikan dua nama mahasiswa yang ditangkap menjadi joki tes masuk yaitu RD (18) dan Inam (19).

Setelah mendapat informasi dua nama tersebut, UGM lantas mengecek data kemahasiswaan.

"Dari dua nama itu, satu yang namanya sama dan ada ditemukan dalam data kemahasiswaan UGM, yang RD. Sedangkan satu nama lagi tidak ditemukan," urainya.

Menurutnya satu nama tersebut, sama dengan nama mahasiswa di Fakultas Teknik UGM. Namun demikian saat ini pihak komite etik fakultas sedang melakukan pendalaman.

"Dari fakultas sedang mendalami itu, kita juga berkoordinasi dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya juga. Tim etik fakultas juga sedang mengkaji," katanya.

Baca juga: Fakta Anak Tukang Sampah Diterima di UGM, Masuk Tanpa Tes hingga Kerja Keras Meski Ekonomi Pas-pasan

Disampaikanya jika nantinya terbukti mahasiswa tersebut menjadi joki, maka pihak UGM akan memberikan sanksi tegas. Namun untuk sanksi nanti akan dikaji oleh tim etik sesuai dengan bobot pelanggaranya.

"Tim etik sedang mengkaji itu untuk memutuskan pelanggaran etik dan kemudian sanksi apa yang tepat seandainya terbukti. Kita masih menunggu hasil dari tim etik," pungkasnya.

Seperti diketahui, Panitia pelaksana tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) mengamankan empat orang yang menjadi joki. Para joki ini diamankan saat tes masuk gelombang dua.

Dari empat Joki tersebut, dua orang diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban'

"Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban"

Regional
Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Regional
Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Regional
Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Regional
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Regional
Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Regional
Video 'Hancurkan Risma' Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Video "Hancurkan Risma" Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Regional
Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat 'Most Engaging' Pemprov

Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat "Most Engaging" Pemprov

Regional
Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X