Jelang Lebaran, Pemeriksaan Kelayakan Angkutan Mudik Dilakukan di Terminal BRPS Pekanbaru

Kompas.com - 22/05/2019, 13:37 WIB
Ilustrasi bus KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAIlustrasi bus

PEKANBARU, KOMPAS.com - Jelang mudik Lebaran, petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pemeriksaan kondisi kelayakan sejumlah angkutan umum di terminal tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BPRS) Pekanbaru, Rabu (22/5/2019).

Sejumlah angkutan umum yang akan berangkat diperiksa kelayakannya untuk memastikan keselamatan bagi para penumpang.

Staf Bagian Pemeriksaan Dishub Terminal BPRS Pekanbaru, Anggi Harahap mengatakan, pemeriksaan kendaraan ini sebenarnya sudah rutin dan terus menerus dilakukan oleh petugas di Terminal Tipe A BPRS Pekanbaru serta UPTD IV wilayah Riau dan Kepri.


Baca juga: Arus Mudik-Balik, Jalur Selatan Jateng Ditarget Bebas Lubang

"Sedangkan untuk angkutan Lebaran, lebih kami optimalkan dan dimaksimalkan, bertujuan untuk menargetkan zero accident atau tidak ada korban jiwa saat arus mudik nanti," sebut Anggi.

"Pemeriksaan angkutan mudik ini sudah mulai kami lakukan sesuai arahan pimpinan mulai dari, 6 mei 2019 lalu, hinggga 7 hari setelah Lebaran," kata Anggi.

Seluruh personel, lanjut Anggi, bekerja saling membantu dalam melakukan pemeriksaan, untuk menekan tingkat kecelakaan saat mudik Lebaran nanti.

Sedangkan untuk kendaraan yang dilakukan pemeriksaan meliputi pemeriksaan administrasi berupa surat uji kir, izin trayek, surat jalan, STNK dan SIM pengemudi.

Kemudian, dilanjutkan dengan penerangan, kaca reben, pengereman, ban, yang mana semuanya harus berfungsi optimal dan stabil sehingga layak jalan.

Sudah 6 angkutan Lebaran dilakukan pemeriksaan dengan ketentuan mekanisme yang berlaku.

Baca juga: Tim Mudik Gesit Kompas: Jabar Dilewati 3,7 Juta Pemudik hingga e-Toll Sebabkan Antrean Kendaraan

"Hasilnya yang kami dapat, ada satu kendaran dinyatakan layak jalan sedangkan 5 kendaraan masih dalam peringatan atau perbaikan unit," ungkap Anggi.

"Peringatan yang kami berikan berupa perbaikan, teguran atau mengganti unit tersebut, sedangkan untuk mengganti unit kendaraan biasanya itu sudah masuk kategori fatal atau tidak layak jalan," ungkap Anggi.

Tidak layak jalan biasanya kerena tidak memiliki administrasi surat KIR, buku KPS tidak lengkap atau tidak berlaku lagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Regional
Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

Regional
4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

Regional
Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

Regional
Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Regional
Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Regional
Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X