Bereskan Masalah Citarum, Ridwan Kamil Minta Bantuan Pemerintah Jepang

Kompas.com - 21/05/2019, 14:04 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan sejumlah rencana strategis pihaknya dalam menata Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam pertemuannya dengan State Minister of the Environment, Japan Tsukasa Akimoto di Tokyo, Senin (20/5/19) waktu setempat Dokumentasi Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan sejumlah rencana strategis pihaknya dalam menata Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam pertemuannya dengan State Minister of the Environment, Japan Tsukasa Akimoto di Tokyo, Senin (20/5/19) waktu setempat

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta bantuan pemerintah Jepang untuk membereskan berbagai persoalan di Sungai Citarum. Hal itu ia sampaikan saat bertemu State Minister of the Environment, Japan, Tsukasa Akimoto di Tokyo, Senin (20/5/19) waktu setempat.

Emil, sapaan akrabnya mengatakan masalah di Citarum sangat rumit mengingat sungai tersebut melewati lebih dari tujuh kabupaten kota. Masalah makin berat karena industri banyak berdiri di sana, termasuk perumahan.

"Citarum itu sangat kompleks karena melewati lebih dari tujuh daerah. Kemudian banyak sekali industri yang hadir disana. Banyak perumahan-perumahan sehingga butuh langkah strategis," ungkap Emil.

Baca juga: Suasana Panas Jelang 22 Mei, Ganjar dan Ridwan Kamil Sepakat Beri Pesan Damai di Medsos

Ia pun mewacanakan untuk memindahkan area industri di bantaran Sungai Citarum ke wilayah Pelabuhan Patimban, Subang yang dibangun oleh Japan International Cooperation Agency (JICA).

"Jika industri itu berpindah ke area Patimban, maka Citarum akan kami ubah dari zona industri ke zona pemukiman dan rekreasi," ucapnya.

Selain itu, ia juga meminta masukan dan bantuan soal masalah pencemaran air dan banjir musiman yang hingga kini tak kunjung terselesaikan.

"Kami mohon dibantu karena Citarum tidak hanya polusi air dan sampah, tapi banjir rutin yang berpuluh tahun belum terselesaikan. Mungkin ada ahli dari Jepang yang bisa membantu mengatasi banjir luar biasa," paparnya.

Baca juga: Ini Pesan Ridwan Kamil Saat Safari Ramadhan di Cianjur

Sementara itu, Vice Minister for Global Environment Affairs, Kementrian Lingkungan Hidup Jepang, Yasuo Takahashi membuka peluang kerjasama untuk mengatasi masalah Citarum. Ia mengatakan dalam penataan Citarum pihaknya sudah menjalin kerjasama di berbagai tingkatan mulai dari kementerian, hingga level parlemen dengan Pemerintah Indonesia.

“Kami juga mengharapkan kepemimpinan bapak gubernur untuk proyek-proyek tadi untuk memajukan setiap proyek walaupun selangkah demi selangkah. Kami juga mohon diberi kesempatan rutin untuk kerjasama lebih lanjut,” jelasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X