Kompas.com - 19/05/2019, 10:40 WIB
Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay KOMPAS.com/Dhias SuwandiKetua KPU Papua, Theodorus Kossay

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Pemilu 2019 di Provinsi Papua tidak berjalan sesuai yang direncanakan. Ini terbukti dengan molornya penetapan hasil rekapitulasi tingkat provinsi.

Hingga kini, di seluruh Indonesia, hanya Papua yang belum menyelesaikan tahapan pleno.

Disinggung hal tersebut, Ketua KPU Papua Theodorus Kossay menyebut sumber permasalahan ada di penyelenggara tingkat distrik.

Oknum Panitia Pemilihan Distrik (PPD) menurutnya mempunyai peran penting dalam keterlambatan tahapan pemilu di Papua.

"Secara keseluruhan, kinerja PPD mengecewakan. Banyak informasi yang kami dapat, PPD memperjualbelikan form angka-angka perolehan suara kepada para caleg dan parpol," ujarnya, di Kota Jayapura, Minggu (19/05/2019).

Baca juga: Masalah Pemilu DPRD Belum Selesai, KPU Papua Sahkan Hasil Rekapitulasi Kota Jayapura

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini yang menyebabkan masalah sehingga rekap di tingkat distrik kacau dan jadi terlambat," sambungnya.

Tanggung jawab pembinaan dan pendampingan PPD, terang Theodorus, ada di KPUD kabupaten/kota, namun pada pelaksanaan di lapangan banyak oknum PPD sulit dikoordinasikan.

Untuk wilayah pegunungan Papua, beberapa oknum PPD bahkan menghilang dan membawa dokumen DA1 yang merupakan hasil rekapitulasi tingkat distrik.

Bahkan di Distrik Nunggawi, Kabupaten Tolikara, oknum PPD bersama Panwas Distrik hilang bersama salah satu caleg dan membuat massa yang telah menunggu selama dua hari membakat kantor distrik.

Upaya jemput paksa juga dilakukan, seperti di Distrik Heram, Kota Jayapura.

Baca juga: Pleno KPU Papua Tak Bisa Dimulai gara-gara 2 Komisioner Menghilang

Oknum PPD Heram harus dijemput oleh polisi ke lokasi pleno tingkat provinsi guna membenahi masalah penggelembungan perolehan suara yang tidak rasional dan menyebabkan munculnya warna merah pada sistem komputer.

Di Heram, jumlah DPT adalah 63.274 orang, lalu pengguna hak pilih 27.346 orang. Kemudian jumlah surat suara termasuk tambahan dua persen 35.153, surat suara yang digunakan 19.973.

Kemudian dari hasil pleno tingkat Distrik Heram, keluar data jumlah suara sah mencapai 70.951 suara.

Theodorus pun menekankan pentingnya penanganan dari sisi hukum kepada para oknum PPD agar kedepan hal tersebut tidak terulang.

"Maka sebagai efek jeranya kami kordinasi dengan Bawaslu untuk proses hukum. KPU Papua ketika mendapat informasi tersebut dari KPUD kabupaten/kota, kami memerintahkan untuk diberhentikan sementara dan untuk pemilu-pemilu berikutnya orang-orang ini tidak perlu diikutkan lagi dalam seleksi PPD," katanya.

Baca juga: Pleno Rekapitulasi KPU Papua Buntu, Parpol Minta PSU di Kota Jayapura

Selain PPD, ia menyebut peran dari operator komputer di tingkat distrik pun sangat penting.

Dan untuk oknum operator yang tidak bekerja sesuai aturan, ia juga meyakini Bawaslu akan memeriksanya.

"Operator juga karena ini satu kesatuan tidak terpisahkan," cetusnya.

Anggota Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Richard Manoach sempat menyatakan perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap PPD dan Panwas Distrik.

"Kita harus evaluasi besar-besaran untuk tingkat PPD dan Panwas Distrik," katanya. 

Usai tahapan Pemilu 2019, Bawaslu Papua akan mengusulkan dihapusnya pelaksanaan pleno tingkat distrik untuk meminimalisir potensi kecurangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.