Polisi Sita 3.547 Tabung Gas Melon Kosong Tanpa SNI

Kompas.com - 17/05/2019, 10:37 WIB
Polda Sulteng amankan ribuan tabung gas warna melon illegal, Kamis (16/5/2019) KOMPAS.com/Erna Dwi LidiawatiPolda Sulteng amankan ribuan tabung gas warna melon illegal, Kamis (16/5/2019)

PALU, KOMPAS.comTabung gas melon ukuran 3 kilogram sebanyak 3.547 tabung diamankan petugas kepolisian Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tengah. Ribuan tabung warna hijau melon tanpa SNI tersebut diamankan dalam kondisi kosong.

Disitanya ribuan tabung gas ini berawal dari pasar murah yang dilaksanakan oleh Disperindag Kota Palu, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Satpol PP Razia Rumah Makan yang Buka Siang Hari, Kompor dan Tabung Gas Disita

Di pasar murah itu, pihak sales Pertamina menemukan adanya tabung melon yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Tabung kosong itu ditukarkan oleh salah seorang warga di pasar murah.

Namun ditemukan kejanggalan karena tabung yang ditukarkan tersebut tidak sama dengan tabung yang dikeluarkan oleh Pertamina. Salles Pertamina kemudian melaporkan temuan tersebut kepada polisi.

Menurut Kabid Humas Polda Sulteng AKBP, Didik Supranoto, pihaknya kemudian langsung merespon informasi tersebut dan melakukan penyelidikan. Diketahui bahwa tabung melon diduga palsu itu didapat dari sebuah tempat usaha milik warga berinisial IM.

“Anggota kita kemudian mendatangi tempat kejadian perkara di Jalan RE. Martadinata, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu dan menemukan ribuan tabung gas dalam keadaan kosong,” kata Didik, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Seorang Pemuda di Medan Curi Tabung Gas di Rumah Tinggal Pengungsi Rohingya

Dari keterangan awal, IM mengaku membeli tabung melon itu dari RI yang beralamatkan di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur dengan harga RP 128.000 per tabung.

Tabung tersebut kemudian dijual kembali ke masyarakat, pangkalan, agen dan SPBE sebesar Rp 130.000 per tabungnya.

IM mengaku sudah melakukan usahanya itu sekitar satu tahun. Namun ia tidak memiliki legalitas atau ijin usaha Perdagangan serta tidak memiliki kerja sama (MOU) dengan pihak PERTAMINA, untuk mengedarkan tabung gas LPG 3 kg warna hijau dalam keadaan kosong.

Saat ini barang bukti tabung gas 3 kg dalam keadaan kosong itu sudah diamankan di halaman belakang kantor Polda Sulteng.

Sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini. IM selaku pemilik tabung gas baru dimintai keterangan sebagai saksi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X