Borobudur Marathon Kembali Digelar, Ini Keinginan Ganjar Pranowo

Kompas.com - 14/05/2019, 17:35 WIB
Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).
Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahGubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menutup Pelatihan Refreshment Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Jateng Tahun 2019 Angkatan II, di Hotel Grandhika Semarang, Minggu (12/5/2019).


SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin pelaksanaan event lari Borobudur Marathon tahun 2019 bisa lebih meningkatkan perekonomian bagi daerah setempat.

Salah satu caranya yaitu mengajak warga setempat membuka satu layanan kamar di rumahnya menjadi tempat menginap bagi para tamu.

Hal itu disampaikan Ganjar saat menerima pemimpin redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho dan jajaran di ruang kerjanya, Selasa (14/5/2019) siang.

Baca juga: Ingin Dapat Slot Borobudur Marathon 2019, Jangan Lakukan Hal Ini

"Saya ingin di sekitar Borobudur itu ada satu rumah, satu kamar, yang bisa dijual. Jadi, kamar didesain yang bagus, sehingga turis atau pengunjung bisa ke sana," kata Ganjar.

Pria berambut putih ini menyatakan, pelaksanaan kejuaraan lari Borobudur Marathon tiap tahunnya selalu ramai dan sukses. Akomodasi untuk peserta dan keluarganya bahkan meluber ke daerah lain.

Oleh karena itu, Ganjar ingin agar warga bisa memanfaatkan kesempatan itu dengan menyediakan salah satu kamarnya menjadi penginapan.

"Jadi, satu keluarga bisa live in di desa, bisa merasakan kultur desa dan berkomunikasi dengan mereka. Saya harap Bank Jateng bisa kasih kredit murah bagi warga yang buka layanan ini," tambah dia.

Secara umum, kata Ganjar, ia ingin agar pelaksanaan Borobudur Marathon bisa dipromosikan lebih luas lagi.

Kejuaraan yang akan dilangsungkan pada 17 November 2019 itu nantinya diikuti 10.000 pelari, yang dibagi menjadi tiga kategori yaitu Marathon, Half Maraton dan 10K.

Sebelum pelaksanaan, nantinya juga ada friendship run untuk menampung keluarga pelari yang ingin menikmati layaknya pelari. Ajang ini juga bisa dijadikan sarana pemanasan.

"Gubernur tidak boleh ikut lomba lari, kalau dulu diajak karena pengerahan massa. Sekarang yang boleh lari atlet saja, yang lain jadi penggembira termasuk gubernur yang hanya boleh ikut 10K saja," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Pungut Sampah di Kompleks Pasar Gede Solo Bisa Dapat Kue Keranjang

Regional
Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Sidang Perdana Kasus Polisi Terbakar di Cianjur Digelar, Keluarga Terdakwa Histeris

Regional
Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Puncak Musim Hujan Februari, Bupati Sukabumi Ingatkan Aparatnya Siaga

Regional
Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Setahun Tak Beroperasi, Garuda Indonesia Kembali Buka Penerbangan ke Baubau

Regional
Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Tak Senang Dilirik, Pria Ini Pukuli Pengendara yang Lewat hingga Babak Belur

Regional
115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

115 Nasabah BNI Kendari Jadi Korban Skimming

Regional
Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Pengemudi Ojek Online Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Regional
Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Berusaha Kabur, Bandar Judi Penculik Siswi SMA Ditembak

Regional
Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Disiksa Orangtua Kandungnya, Rizki Sering Kejang-kejang dan Teriak Kesakitan

Regional
Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Mobil Lindas Pemotor di Bandung Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Regional
Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Regional
Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Berenang di Lubang Galian C, 4 Siswa SMP di Kudus Tewas Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X