Kodam II/Sriwijaya Tak akan Mentoleransi Oknum yang Membunuh Fera Oktaria

Kompas.com - 13/05/2019, 19:33 WIB
 Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan memberikan keterangan terkait adanya dugaan oknum TNI yang terlibat kasus pembunuhan.KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan memberikan keterangan terkait adanya dugaan oknum TNI yang terlibat kasus pembunuhan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Penyidik Polda Sumatera Selatan telah memastikan jika pelaku pembunuhan serta mutilasi yang menimpa Fera Oktaria (21) adalah mantan pacarnya sendiri yakni Prada DP.

Kepastian itu terungkap setelah polisi melakukan olah TKP serta pengumpulan barang bukti usai menemukan jenazah Fera di salah satu penginapan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Terkait hal tersebut, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya untuk mengungkap kasus tersebut dengan berkoordinasi bersama penyidik Polda Sumatera Selatan.

Djohan mengatakan, pihak keluarga dari Fera telah diambil keterangan untuk mencari keterkaitan Prada DP.

Baca juga: Kasus Mutilasi Fera Oktaria, Kodam II Sriwijaya Sebar Foto Prada DP Sebagai DPO

 

Hasil keterangan itu akan menjadi bahan dalam penyelidikan.

"Penyidik Pomdam II/Sriwijaya sudah menyiapkan administrasi dan segala sesuatunya untuk melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan dalam melaksanakan proses penyidikan dan pengembangan kasus pembunuhan tersebut. Kami tidak akan mentolerir oknum itu," kata Djohan, Senin (13/5/2019).

Djohan mengatakan, foto Prada DP juga telah disebar di berbagai wilayah jajaran Kodam II/Sriwijaya mulai dari Sumsel, Bengkulu, Jambi, Lampung hingga Bangka Belitung (Babel).

Prada DP yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran diduga telah melakukan pembunuhan serta mutilasi terhadap Fera Oktaria (21).HANDOUT Prada DP yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) lantaran diduga telah melakukan pembunuhan serta mutilasi terhadap Fera Oktaria (21).
 

Penyebaran itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak Prada DP.

"Saat ini Prada D, oknum anggota TNI AD yang diduga melakukan tindakan pembunuhan terhadap pacarnya FO sedang dalam pencarian oleh Pomdam. Yang bersangkutan desersi saat melaksanakan pendidikan di Rindam II/Srwijaya, Baturaja," ujar Djohan.

Baca juga: Mantan Pacar Fera Oktaria Oknum TNI, Kodam II Sriwijaya Bentuk Tim Buru Prada DP

Diberitakan sebelumnya, identitas mayat seorang perempuan yang menjadi korban mutilasi di Penginapan Sahabat Mulya di Jalan Simpang Hindoli, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap setelah dilakukan tes DNA terhadap keluarga korban.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi mengatakan, dari hasil tes DNA diketahui jika korban adalah Fera Oktaria (21), yang tercatat sebagai warga Lorong Indah Karya Nomor 116 RT 003 RW 003 Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Sumatera Selatan.

Korban dikabarkan hilang sejak tiga hari kemarin sebelum akhirnya ditemukan tewas dengan kondisi tangan terpotong di penginapan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Regional
Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Regional
Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Regional
Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Regional
Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Regional
Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Regional
5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Regional
Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Regional
Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Regional
Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Regional
Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Regional
Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena 'Human Error'

Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Regional
Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Regional
Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Regional
Close Ads X