Pemilik Rumah Kosmetik Ilegal Senilai Rp 1 Miliar Ditetapkan sebagai Tersangka

Kompas.com - 13/05/2019, 14:28 WIB
Lokasi diduga gudang penyimpanan kosmetik ilegal di Jalan Tarumanegara Kota Magelang yang belum lama ini digerebeg BPOM Semarang, 30 April 2019 lalu. KOMPAS.com/IKA FITRIANA Lokasi diduga gudang penyimpanan kosmetik ilegal di Jalan Tarumanegara Kota Magelang yang belum lama ini digerebeg BPOM Semarang, 30 April 2019 lalu.

SEMARANG, KOMPAS.com –Pemilik rumah yang diduga menjadi gudang kosmetik ilegal di Kota Magelang, Jawa Tengah, IR (40) ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Safriansyah, mengatakan kasus temuan kosmetik ilegal di Kota Magelang telah diteruskan ke tingkat penyidikan.

Kasus ini ditindaklanjuti karena petugas telah mendapati seluruh alat bukti yang diperlukan untuk dibawa ke tingkat lebih lanjut. Pemilik rumah, kata dia, juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kita teruskan ke tingkat penyidikan, karena alat bukti yang kita punya sudah mencukupi. Kasus ini juga sudah ada tersangkanya,” kata Safriansyah, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Dikira Jasa Kurir, Ternyata Ada Gudang Kosmetik Ilegal Senilai Rp 1 M di Kantor Ini

Ia menjelaskan, proses penyidikan terhadap kasus kosmetik ilegal senilai Rp 1 miliar ini masih berjalan. Pihaknya saat ini masih melengkapi keterangan para saksi dan tersangka sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Yang ditetapkan tersangka satu orang, karena dia memiliki atau menyalurkan kosmetik ilegal. Sementara yang lainnya turut membantu,” tambahnya.

IR, kata dia, dijerat dengan pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009.

“Pasal itu isinya, barang siapa yang memproduksi atau mengedarkan penyediaan farmasi tanpa izin edar diancam dengan kurungan 15 tahun atau denda Rp 1,5 miliar. Kasus ini akan dilimpahkan di Semarang,” tandasnya.

Untuk pengembangan kasus, kata Safriansyah, akan dicari sumber kosmetik ilegal yang ada Jakarta.

“Akan dikembangkan terus, kami akan ditelusuri pengadaan yang ada di Jakarta. Dan kita akan berkoordinasi dengan balai besar POM di Jakarta untuk mencari sumber pengadaan produk ilegal,” tambahnya.

Sebelumnya, BBPOM Semarang menemukan praktik kosmetik ilegal di sebuah rumah yang diduga menjadi distributor di Jalan Tarumanegara No 11, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Selasa (30/4/2019) sore.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X