Dikira Jasa Kurir, Ternyata Ada Gudang Kosmetik Ilegal Senilai Rp 1 M di Kantor Ini

Kompas.com - 13/05/2019, 09:14 WIB
Lokasi diduga gudang penyimpanan kosmetik ilegal di Jalan Tarumanegara Kota Magelang yang belum lama ini digerebeg BPOM Semarang, 30 April 2019 lalu. KOMPAS.com/IKA FITRIANA Lokasi diduga gudang penyimpanan kosmetik ilegal di Jalan Tarumanegara Kota Magelang yang belum lama ini digerebeg BPOM Semarang, 30 April 2019 lalu.


MAGELANG, KOMPAS.com - Warga sekitar tidak pernah tahu jika di dalam kantor sebuah jasa ekspedisi di Jalan Tarumanegara No. 11 Kota Magelang itu menyimpan ratusan kosmetik ilegal.

Meski kecil, tapi kantor itu terlihat ramai pelanggan maupun pegawai beraktivitas layaknya di sebuah perusahaan jasa kurir barang.

"Kami tahunya ya kantor untuk kirim-kirim barang. Tiap hari ramai, kalau sore ada mobil boks yang ambil atau antar paket-paket," ungkap Sri Murniati (40), seorang pegawai koperasi yang terletak di samping kantor jasa ekspedisi itu, Jumat (10/5/2019) sore.

Baca juga: BPOM Temukan Ratusan Kosmetik Ilegal Siap Edar di Magelang

Sri mengaku terkejut saat petugas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penggerebekan di kantor tersebut, akhir April 2019 lalu.

Apalagi, diketahui petugas menyita setidaknya 137 jenis produk kosmetik diduga ilegal dengan nilai mencapai Rp 1 miliar dari dalam gudang di belakang kantor tersebut.

Selama bekerja di dekat lokasi itu sejak beberapa tahun lalu, Sri memang tidak pernah tahu dan mengenal pemilik kantor atau gudang tersebut. Ia baru tahu inisial namanya setelah muncul pemberitaan penggerebekan di media massa.

"Nggak pernah kenal, karena kami juga cuma karyawan yang datang pagi, kerja, lalu pulang sore. Tahunya setelah baca berita," katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Vivi Eri Setyowati, juga menyatakan tidak mengetahui sebelumnya jika akan ada penyitaan kosmetik ilegal di wilayahnya. Seluruhnya merupakan kewenangan BPOM Jawa Tengah yang berkantor di Semarang.

"Kami tidak pernah diberi informasi penggerebekan tersebut sebelumnya. Tahu setelah ada berita. Karena memang itu ranah BPOM Semarang ya," ucapnya.

Baca juga: BPOM Kepri Sita Kosmetika Ilegal Senilai Rp 1,4 M

Sejauh ini pihaknya juga tidak terlibat dalam pemantauan peredaran kosmetik. Terkait izin, rekomendasi kesehatan, dan ketentuan peredaraan lainnya merupakan kewenangan BPOM dan Dinas Kesehatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas BPOM Jawa Tengah menyita ratusan kosmetik diduga tanpa izin dari sebuah gudang di Jalan Tarumanegara No. 11 Kota Magelang, Selasa (30/4/2019) lalu. Pemilik gudang adalah IR (40) warga setempat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X