Adu Mulut Antar-peserta Terjadi saat Rapat Pleno KPU Lombok Tengah

Kompas.com - 10/05/2019, 12:44 WIB
Suasana pleno di pemungutan suara KPU Lombok Tengah, yany bertempat di gedung eks DPRD Lombok Tengah, Kamis, (9/5/2019) KOMPAS.com/IDHAM KHALIDSuasana pleno di pemungutan suara KPU Lombok Tengah, yany bertempat di gedung eks DPRD Lombok Tengah, Kamis, (9/5/2019)

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU Lombok Tengah diwarnai adu mulut antar-peserta. Sidang pleno digelar di kantor eks DPRD Lombok Tengah, Jumat (10/5/2019).

Dari pantauan Kompas.com, antar-peserta adu mulut, beberapa peserta lainnya terdengar berteriak.

Menurut Hadi, salah satu saksi dari paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, hal tersebut terjadi karena ada kubu yang menginginkan draf DA1 hasil pleno di tingkat kecamatan dibagikan.

Alasannya agar bisa melihat hasil perolehan suara. Mereka khawatir jika tidak diberikan, terjadi manipulasi

Namun, ada kubu lain yang hanya ingin dibacakan tanpa dibagikan hardcopy pada peserta

"Ada dua kubu yang berselisih, satunya ingin draf DA1 hasil pleno di kecamatan dibagikan, dan ada yang ingin hanya dibacakan saja," kata Hadi.

Kericuhan tersebut akhirnya dilerai oleh peserta lainnya.

Baca juga: Rapat Pleno KPU Lombok Tengah Ricuh, Massa Lempar Bom Molotov

Menurut Hadi, sidang pleno ini sangat molor tidak sesuai jadwal.

"Kemarin jadwal mulainya jam 9.00, tapi malah molor sampai jam 11.00," ujarnya

Baca juga: Rekapitulasi di Kabupaten Empat Lawang Ricuh, KPU Sumsel Ambil Alih

Karena tidak menemukan kesepakatan, sidang pleno ditunda usai sholat Jum'at.

Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi saat sidang pleno di KPU Lombok Tengah, Rabu (8/5/2019).

Lebih dari 200 orang mendatangi kantor eks gedung DPRD Lombok Tengah yang menjadi lokasi pleno rekapitulasi penghitungan suara pada Rabu malam.

Massa kemudian menjadi ricuh dan melakukan tindakan anarkistis lantaran merasa kesal sidang pleno ditunda akibat jumlah komisioner belum lengkap.

Massa bahkan melemparkan bom molotov ke gedung tersebut.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X