Cerita Saksi soal Pemuda yang Mengaku sebagai Bahar Bin Smith di Bali

Kompas.com - 09/05/2019, 16:36 WIB
Bahar bin Smith tampak menggunakan kemeja hitam masuk ruang sidang. KOMPAS.com/AGIEPERMADIBahar bin Smith tampak menggunakan kemeja hitam masuk ruang sidang.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sidang lanjutan penganiayan dua pemuda dengan terdakwa Habib Bahar kembali digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Kamis (9/5/2019).

Sidang kali ini mengungkap cerita MKU dan CAJ, dua remaja yang mengaku-ngaku sebagai Bahar Bin Smith saat di Bali.

Kuasa Hukum Bahar Bin Smith menghadirkan dua saksi yang meringankan yaitu Hamid Isnaeni dan Nurcholis. Kedua saksi ini yang bertemu dua remaja yang mengaku Bahar saat di Bali.

Baca juga: Serunya Perdebatan Bahar bin Smith dengan Saksi Ahli di Persidangan...

Dalam kesaksiannya, Hamid mengaku belum pernah bertemu Bahar bin Smith. Ia hanya melihat Bahar melalui Youtube.

Hamid mengaku bertemu CAJ dan MKU di trotoar Jalan Poppies II Kuta, Bali. Saat itu Hamid melihat wajah dan penampilan rambut panjang pirang CAJ yang cukup mirip dengan Bahar Bin Smith yang biasa dilihatnya di media sosial.

Kepada Hamid, MKU pun mengaku sebagai keturunan Nabi.

"Saat bertemu, saya bilang Habib Bahar ya? Terus yang satunya lagi bilang kok tahu? Saya bilang ke mereka kalau saya tahu dari sosmed. Terus yang mirip Habib Bahar mengiyakan," tutur Hamid dalam kesaksiannya.

Baca juga: Saksi Tak Hadir, Sidang Bahar Bin Smith Ditunda

Hamid yang sudah 19 tahun berada di Bali ini kemudian mengajak kedua pemuda itu ke tokonya yang berada di Kuta, Bali. Di toko Hamid mereka berbincang, bahkan dua pemuda ini sempat mengaku kehilangan uang.

"Keduanya ngaku kehilangan uang Rp 6 juta," katanya.

Hamid pun sempat menanyakan tujuan keduanya ke Bali. Mereka mengaku diundang untuk pengajian, namun gagal lantaran setibanya di Bali panitia penyelenggaranya kabur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X