Input Data Tidak Langsung dari TPS, Ini Penjelasan KPU

Kompas.com - 03/05/2019, 10:51 WIB
Rapat pleno KPU Pangkal Pinang, Kamis (2/5/2019).KOMPAS.com/HERU DAHNUR Rapat pleno KPU Pangkal Pinang, Kamis (2/5/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Proses input data selama Pemilu 2019 di Kepulauan Bangka Belitung dilakukan di kantor KPU kabupaten dan kota.

Ketua KPU Kepulauan Bangka Belitung Davitri mengatakan, proses input data tidak dilakukan langsung di tempat pemungutan suara (TPS) dengan berbagai pertimbangan.

"Tidak di TPS karena ada perangkat yang harus disediakan. Ditambah SDM dan jaringan (internet) belum ada," kata Davitri kepada Kompas.com di kantornya, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Satu Perwira Polres Pangkal Pinang Gugur usai Bertugas Amankan Pemilu


Menurut Davitri, untuk input data di setiap KPU kabupaten/kota dikerahkan 10 sampai 15 tenaga teknis. Juga ada peralatan seperti komputer dan pemindai yang harus tersedia.

"Kalau dibuat setiap TPS berapa banyak yang harus disediakan. Saat ini tulis tangan saja masih ada yang salah," ujarnya.

Proses rekapitulasi yang berlaku saat ini, kata Davitri, telah berjalan baik dan transparan. Jika ada kesalahan tulis di TPS masih bisa diperbaiki di tingkat kecamatan atas persetujuan petugas dan para saksi.

Selanjutnya hasil yang telah disahkan diteruskan ke KPU kabupaten/kota untuk di-input.

"Ada petugas verifikator juga. Kalau ada yang salah langsung diperbaiki," sebutnya.

Baca juga: Prabowo-Sandiaga Uno Unggul di Lapas Tua Tunu Pangkal Pinang

Adapun wacana untuk input data langsung di TPS sempat muncul lantaran adanya kesalahan sistem hitung KPU.

Diduga penumpukan data di kabupaten/kota memicu terjadinya banyak kesalahan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X