Tawarkan Maja Jadi Ibu Kota, Bupati Lebak Bandingkan dengan Puterajaya Malaysia

Kompas.com - 02/05/2019, 20:50 WIB
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak, Kamis (2/5/2019) sore. KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINBupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak, Kamis (2/5/2019) sore.


LEBAK, KOMPAS.com - Rencana pemindahan ibu kota negara direspon positif oleh Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.

Iti bahkan menawarkan Kecamatan Maja untuk dijadikan sebagai pengganti Jakarta.

"Kalau saya bilang Maja tidak perlu pembebasan lahan, karena ada tanah negara, strategis dekat Jakarta, fasilitas lengkap, ada stasiun kereta, pembangunan tol dan sarana air bersih," kata Iti saat ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak, Kamis (2/5/2019) sore.

Baca juga: Maja di Lebak Masuk Calon Ibu Kota Negara, Ini Penjelasan Wagub Banten

Iti mengatakan, fasilitas yang ada di Maja saat ini, sudah sesuai dengan kriteria ibu kota baru seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.

Bahkan, jika berpatokan pada Ibu Kota Malaysia yang baru, yakni Puterajaya, Maja adalah wilayah yang paling tepat.

"Seperti Puterajaya, Malaysia bisa berkembang, tinggal perencanaan matang, rakyat mendukung, dan fasilitas memadai, tadi saya bilang yang lengkap seperti itu ya Maja," ujar dia.

Baca juga: Bupati Luwu Siap Daerahnya Jadi Ibu Kota Negara

Bupati yang menjabat untuk periode kedua ini mengatakan pihaknya sudah beberapa kali menawarkan ke pemerintah pusat untuk menjadikan Maja sebagai ibu kota baru. Bahkan pihaknya sudah melakukan ekspose soal Maja di Bappenas beberapa waktu lalu.

"Sudah beberapa kali disampaikan, saat jaman Pak JB (Jayabaya, Bupati Lebak sebelumnya), masterplan-nya juga sudah dibuat," kata dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X