Ganjar Ingin Borobudur Marathon Jadi "Event" Lari Terbaik di Indonesia

Kompas.com - 30/04/2019, 11:13 WIB
Pembukaan Borobudur Marathon 2018 KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAPembukaan Borobudur Marathon 2018


SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berjanji akan terus mempromosikan event lari Borobudur Marathon 2019.

Pria 50 tahun itu bahkan ingin agar kegiatan itu menjadi yang event lari terbaik di Indonesia.

Keinginan itu disampaikannya di depan wartawan, saat gathering media di Tuntang, Semarang, Senin (29/4/2019) malam.

Baca juga: Edukasi Pelari, Harian Kompas Gelar The Tour Borobudur Marathon 2019 di Surabaya

 

Ganjar secara khusus mengenakan kaus hitam bertuliskan Borobudur Marathon, 17.11.2019.

Event Borobudur Marathon tahun ini digelar pada 17 November 2019. Ajang lari yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia bersama Pemprov Jateng dan Bank Jateng mendulang sukses setiap penyelenggaraannya.

Bahkan, tiket Borobudur Marathon selalu habis jauh sebelum penyelenggaraan lari dilakukan.

"Saya ingin terus promo Borobudur Marathon. Saya ingin itu jadi race terbaik di Indonesia," ujar Ganjar.

Borobudur Marathon, kata Ganjar, menjadi primadona karena olahraga lari telah menjadi gaya hidup masyarakat.

Oleh karena itu, setiap penyelenggaraan acara lari, terutama Marathon, pasti ditunggu masyarakat.

"Tahun ini mulai diundi, tapi itu menunjukkan fairness bahwa itu berintegritas," tambah dia.

Ganjar menilai, upaya memadukan olahraga dan pariwisata terbukti ampuh mendatangkan wisatawan dan mendongkrak perekonomian warga sempat.

Baca juga: Ajang Borobudur Marathon 2018, Ucapan Terima Kasih untuk Warga Magelang hingga Tips dari Sang Juara

Pada semua kegiatan Marathon, selalu diikuti banyak orang. Imbas dari kegiatan itu, ekonomi masyarakat menggeliat.

"Hotel penuh, dan itu menginspirasi agar masyarakat menyediakan satu kamar yang bersih untuk disewakan. Itu coba didorong, nanti pendanaannya bisa pinjam dari bank dengan suku bunga rendah," tambah dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Ridwan Kamil Diminta Lebih Empati kepada Korban Banjir

Regional
Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X