5 Fakta Kapal TNI AL Ditabrak Kapal Vietnam, Susi Akan Tenggelamkan Kapal hingga Anggota TNI Tak Terprovokasi

Kompas.com - 30/04/2019, 09:54 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

4. ABK kapal Vietnam berhasil diamankan

Yudo menjelaskan, 12 ABK dari KIA Vietnam BD 979 berhasil ditangkap usai melakukan pencurian ikan di wilayah ZEE Indonesia. Saat ini mereka sudah diserahkan ke Lanal Ranai guna proses hukum selanjutnya.

"Akibat dari provokasi kapal dinas Perikanan Vietnam (KN.264 dan KN.231) dengan menabrak lambung kiri KRI Tjiptadi-381 dan telah menghadang serta menabrak lambung kiri buritan KIA BD.979 yang sedang ditunda oleh KRI Tjiptadi-381 sehingga terjadi kebocoran dan tenggelam, ABK kapal ikan Vietnam yang berjumlah 12 orang berhasil diamankan ke atas KRI TPD-381, namun 2 ABK yang berada di atas kapal ikan tersebut berhasil melompat ke laut dan ditolong oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam," papar Yudo.

Baca Juga: TNI AL: KRI Tjiptadi-381 Diprovokasi Kapal Pengawas Ikan Vietnam

5. Menteri Susi: Tenggelamkan lebih banyak kapal pencuri ikan asal Vietnam 

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memantau perairan Natuna di KRI Usman HarunCom Kementerian Kelautan dan Perikanan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memantau perairan Natuna di KRI Usman Harun

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjanjikan akan menenggelamkan 51 kapal dalam waktu dekat. Dari 51 kapal pencuri ikan itu paling banyak berasal dari Vietnam.

Hal itu disampaikan Susi saat membalas kicauan mantan Menteri Kehutanan MS Kaban di Twitter soal insiden ditabraknya KRI TNI AL kapal pengawas perikanan Vietnam di Natuna.

"Noted. Kemlu telah memanggil Dubes Vietnam. Tgl 4 kita akan melakukan penenggelaman 51 kapal, KIA terbanyak dari Vietnam!" tulis Susi dalam akun Twitter pribadinya, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Menteri Susi tidak merinci berapa banyak kapal ikan Vietnem yang akan ditenggelamkan pada 4 Mei 2019.

Namun, Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan Perikanan, Agus Suherman sempat mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap 38 kapal pencuri ikan di berbagai daerah sepanjang kuartal I-2019.

"Sebanyak 18 di antaranya kapal asing yakni 15 asal Vietnam dan 13 kapal asal Malaysia," ujar Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan Perikanan KKP, Agus Suherman, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Baca Juga: Susi Bersumpah akan Tenggelamkan Lebih Banyak Kapal Ikan Vietnam

Sumber: KOMPAS.com (Hadi Maulana, Yoga Sukmana )/ Antara

 

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Regional
Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X