Diduga Tak Netral, Komisioner KPU Surakarta Disidang DKPP

Kompas.com - 29/04/2019, 14:15 WIB
Komisioner KPU Surakarta Bambang Christanto mengikuti sidang DKPP diduga tidak netral di Kantor Bawaslu Surakarta Jalan Panembahan No 02 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKomisioner KPU Surakarta Bambang Christanto mengikuti sidang DKPP diduga tidak netral di Kantor Bawaslu Surakarta Jalan Panembahan No 02 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Surakarta, Bambang Christanto, disidang oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKKP) diduga tidak netral dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Sidang dipimpin Ketua DKPP Harjono berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Surakarta, Jalan Panembahan No 02 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).

Bambang disidang oleh DKPP setelah diadukan oleh Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) terkait dugaan ketidaknetralannya dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Tim kami (TARC) menemukan jejak digitalnya dari Facebook. Ternyata jejak digitalnya tersebut dia menyatakan, kemenangan Jokowi adalah kemenangan rakyat. Dan juga ada foto-foto pihak komisioner KPU tersebut memakai kaus PDI Perjuangan. Teradu juga aktif di group 'Facebooker for Jokowi'," kata pengadu dari TARC, Muh Aminudin ditemui seusai sidang DKPP di Kantor Bawaslu Surakarta, Jawa Tengah, Senin.

Baca juga: KPU Sidang Petugas TPS di Makassar yang Nyatakan Dukung Jokowi-Ma’ruf

Menurut Muh Aminudin, baik dalam persidangan DKPP maupun jawaban tertulis teradu mengakui jika jejak digitalnya itu ia unggah sendiri sekitar Juni 2014 silam.

Dari temuan jejak digital itu, kemudian pihak TARC mengadukannya ke DKPP terkait dugaan ketidaknetralan komisioner KPU tersebut dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Temuan jejak digital komisioner KPU ini kami laporkan ke DKPP sekitar Februari lalu. Dan hari ini disidangkan," jelasnya.

Dalam sidang DKPP tersebut, pihak TARC menghadirkan dua orang saksi. Rencananya sepekan lagi akan ada sidang kesimpulan yang dilaksanakan di Solo.

Ketua KPU Surakarta saat mendampingi teradu dalam sidang DKPP, Nurul Sutarti menjelaskan, teradu diberi waktu sepekan untuk membuat kesimpulan yang kemudian dikirim ke DKPP. Kesimpulan itu nantinya akan menjadi bahan kajian oleh DKPP.

"Secara administratif kita kuat. Saksi juga menguatkan dalam persidangan," ungkapnya.

Baca juga: Setujui Usulan KPU, Kemenkeu Tetapkan Santunan KPPS Meninggal Dunia Rp 36 Juta

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Regional
Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Puncak Kasus Covid-19 di Maluku Diprediksi Februari, Satgas: Rumah Sakit Masih Aman...

Regional
Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Siswi SMK Negeri di Padang Wajib Pakai Jilbab, Orangtua Protes dan Datangi Sekolah

Regional
Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Polisi Tangkap Geng Pelajar Pembacok 3 Orang di Yogyakarta

Regional
Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Yani-Aminatun Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Qosim-Alif Siap Mendukung

Regional
Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Update Covid-19 di Gunungsitoli, Total Kasus Mencapai 647

Regional
Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Tiga Klaster Ini Dominasi Penambahan Kasus Positif Covid-18 di Bali

Regional
Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Polisi Tangkap Ayah yang Pukul Anak Gadisnya hingga Gagang Sapu Patah

Regional
Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Kronologi Gugurnya Dua Prajurit TNI Setelah Kontak Tembak dengan KKB

Regional
KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

KPU Tetapkan Arif-Rista sebagai Bupati dan Wabup Kebumen Terpilih

Regional
PPKM Diperpanjang, Wabup Kebumen: Tunggu Surat Resmi dari Pusat

PPKM Diperpanjang, Wabup Kebumen: Tunggu Surat Resmi dari Pusat

Regional
Cegah Kerumunan Akhir Pekan, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungani Surabaya Ditutup

Cegah Kerumunan Akhir Pekan, Jalan Darmo dan Jalan Tunjungani Surabaya Ditutup

Regional
Seorang Kakek Ditemukan Selamat Setelah 3 Hari Hilang, Terduduk Lemas di Pinggir Tebing

Seorang Kakek Ditemukan Selamat Setelah 3 Hari Hilang, Terduduk Lemas di Pinggir Tebing

Regional
Viral Video Polisi Sergap Komplotan Penjahat di Tengah Jalan, Direkam Warga dan Terdengar Suara Tembakan

Viral Video Polisi Sergap Komplotan Penjahat di Tengah Jalan, Direkam Warga dan Terdengar Suara Tembakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X