Kompas.com - 26/04/2019, 19:48 WIB
Surat suara yang baru tiba langsung disimpan di gudang KPU Garut, Jumat (29/3/2019) ARI MAULANA KARANG/Kompas.comSurat suara yang baru tiba langsung disimpan di gudang KPU Garut, Jumat (29/3/2019)

GARUT, Kompas.com - Kesedihan masih tampak mendalam dari wajah Susi Susanti (22) saat ditemui di rumah mertuanya di Kampung Babakan Kiara Desa Cintarasa Kecamatan Samarang. Jumat (26/04/2019) suaminya selesai dimakamkan di pemakaman umum di Kampung Babakan Kiara.

Hilal Ramdani (31), suami dari Susi Susanti, meninggal pada Kamis (25/4/2019) malam di RSU dr Slamet Garut setelah menjalani perawatan sejak Sabtu (20/4/2019).

Baca juga: Sempat Batuk Darah, Anggota KPPS Berusia 19 Tahun Meninggal

Sebelum dirawat, Hilal sempat pingsan saat bertugas menjadi anggota KPPS di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Desa Sukarasa Kecamatan Samarang.

"Setelah buka TPS pingsan di rumah warga sekitar jam 10 pagi," jelas Susi.

Setelah menikah, Hilal tinggal diruamh orangtua istrinya di Kampung Pogor Desa Sukarasa. Hilal kemudian ditunjuk menjadi anggota KPPS di kampung tersebut.

Menurut Susi suaminya sempat berobat ke salah seorang mantri dan Hilal di rawat di rumah. Namun belum genap tiga hari dirawat di rumah, kondisinya terus memburuk hingga pada Sabtu (20/4/2019), Hilal di bawa ke RSU dr Slamet Garut.

"Awalnya katanya kram perut, makanya pingsan. Tapi dua hari di rumah sudah nggak kuat, akhirnya dibawa ke RSU," kata Susi.

Baca juga: Tak Punya Dokumen Kependudukan, 256 Warga Binaan Lapas Garut Tak Bisa Milih

Di RSU dr Slamet Garut, Hilal divonis mengalami pecah usus parah dan Senin (22/4/2019), Hilal operasi. Namun, setelah di operasi diketahui kondisi kesehatannya menurun.

"Setelah di operasi kondisinya memburuk dan sempat masuk ICU. Sampai tadi malam akhirnya meninggal," jelas Susi.

Sebelum Hilal, lima orang penyelenggara Pemilu di Garut meninggal dunia saat proses Pemilu 2019.

Baca juga: Di Garut, Satu Anggota Polisi Harus Jaga 8 TPS

Mereka adalah dua orang anggota Linmas tingkat desa, dua orang petugas KPPS dan dua orang anggota Bawaslu. Satu Bawaslu tingkat desa dan satu pengawas TPS.

Ketua KPU Garut, Djunaidin Basri membenarkan ada satu anggota KPPS yang meninggal pada Kamis (25/4/2019) malam. Petugas yang meninggal adalah Hilal Ramdani (31), anggota KPPS di Desa Cintarasa Kecamatan Samarang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X