Aksi di Kantor KPU Bangka Belitung, Orator Sebut Habib Rizieq Dizalimi

Kompas.com - 26/04/2019, 14:52 WIB
Kawat berduri dibentangkan untuk menjaga kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung saat menyambut aksi massa, Jumat (26/4/2019) KOMPAS.com/HERU DAHNURKawat berduri dibentangkan untuk menjaga kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung saat menyambut aksi massa, Jumat (26/4/2019)

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Massa menggelar aksi demo di depan kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung. Mereka protes dugaan kecurangan pemilu serta menyoroti nasib ulama.

"Ini pemilu brutal. Saya usia lebih dari 50 tahun, tidak pernah seperti ini. Kita telah dizalimi, Habib Rizieq dizalimi," kata Habib Soleh yang menjadi salah satu orator saat aksi Jumat (26/4/2019).

Dalam orasinya, Soleh juga menyoal suara pemilih yang berjumlah 250 bisa berubah menjadi 750 orang. "Selisih 500 kemana," ujarnya.

Baca juga: Prabowo Presiden, Habib Rizieq Pulang...


Habib Soleh juga mengingatkan penyelenggara pemilu untuk tidak curang dalam penghitungan suara.

"Banyak petugas pemilu yang meninggal dunia. Ini perjuangan, jangan dicurangi," sebutnya.

Sampai pukul 14.16 WIB massa  masih bertahan di kantor KPU Kepulauan Bangka Belitung. Orasi disampaikan secara bergantian oleh ustaz dari perwakilan kabupaten/kota sekitar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X