Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Kompas.com - 26/04/2019, 08:15 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, membagi-bagikan buku kepada sejumlah anak-anak usai melayat di rumah petugas KPPS Sunaryo yang meninggal karena kelelahan di Kelurahan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Kamis (25/4/2019).KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, membagi-bagikan buku kepada sejumlah anak-anak usai melayat di rumah petugas KPPS Sunaryo yang meninggal karena kelelahan di Kelurahan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Kamis (25/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikerumuni warga usai mengunjungi rumah duka petugas KPPS yang meninggal di Karang Gayam Teratai dan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Kamis (25/4/2019).

Usai melayat, Risma langsung memasuki mobil dinasnya. Namun, puluhan warga terus memanggil nama Risma.

Ia pun turun dari mobilnya dan menyalami warga satu per satu. Melihat banyak anak-anak di sana, Risma kemudian membuka bagasi mobilnya yang berisi buku bacaan dan bola.

"Bagasi mobil dibuka, ada bola di di dalam," perintah Risma kepada ajudannya.


Baca juga: Istri Almarhum Ketua KPPS Minta Maaf Suaminya Tak Tuntaskan Tugas, Risma Terharu

Salah satu ajudannya memberikan bola itu kepada Risma yang kemudian ditandatangi. Risma lalu berpesan agar anak-anak itu tak melulu menjadi pendukung Persebaya.

"Jangan cuma jadi Bonek, kalian harus jadi pemain bola yang hebat," kata Risma yang disahut anak-anak di Kelurahan Karang Gayam Teratai itu, Kamis.

Setelah itu, Risma kembali masuk ke mobilnya dan mengunjungi rumah duka almarhum Sunaryo, di Kelurahan Kapas Madya Barat, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.

Sunaryo merupakan Ketua KPPS 13, Kelurahan Kapas Masya Barat.

Usai mengunjungi rumah duka Sunaryo, anak-anak di Kelurahan Kapas Madya Teratai juga memanggil-manggil nama Risma.

Mendengar suara warga, Risma yang sudah masuk mobil akhirnya turun dari mobil dinasnya. Ia menyalami warga dan dan menanyakan kondisi mereka.

Sementara anak-anak yang semula menyaksikan Risma ikut mendekat dan berebut untuk bisa bersalaman dengan wali kota perempuan pertama di Surabaya itu.

Di Kapas Madya Barat, Risma dikerumuni anak-anak dengan jumlah yang lebih banyak. Sekali lagi, Risma meminta ajudannya untuk membuka bagasi mobil.

Baca juga: Risma Kunjungi Rumah Duka Petugas KPPS yang Meninggal di Surabaya

Beberapa bola itu ditandatangi oleh Risma kemudian diserahkan kepada beberapa anak laki-laki yang berkerumun.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X