Prabowo-Sandi Disebut Kalah Tipis di Jatim, Angkanya Rahasia

Kompas.com - 25/04/2019, 16:24 WIB
Ketua BPP Jatim, Soepriyatno (tengah) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKetua BPP Jatim, Soepriyatno (tengah)

SURABAYA, KOMPAS.com - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno Jawa Timur, menyebut pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi kalah tipis di Jawa Timur. Sayangnya dia enggan memberikan angka yang menunjukkan kalah tipis tersebut.

Hasil tersebut berdasarkan formulir C1 asli yang didapat dari saksi di lapangan.

"Sementara kami kalah tipis di Jawa Timur. Kami masih verifikasi lagi hasil datanya karena masih ada penggelembungan dan kecurangan di lapangan," kata Ketua BPP Jawa Timur, Soepriyatno, Kamis (25/4/2019), kepada wartawan di kantornya.

Baca juga: BPN Prabowo: Kalau TKN Punya Bukti Kecurangan, Silakan Buktikan

Pihaknya sengaja merahasiakan angkanya karena khawatir akan dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga membuat gaduh.

Pihaknya saat ini mengaku sedang menunggu sisa formulir C1 yang belum terhitung. C1 tersebut saat ini masih dihitung ulang di tingkat kecamatan karena diduga banyak terjadi kekurangan.

"Kita sekarang sedang pusing ini. C1 asli yang harusnya sudah sampai di daerah, masih dihitung ulang di tingkat kecamatan," terangnya.

Baca juga: Ditantang Buktikan Kecurangan Pemilu 2019, Ini Respons BPN Prabowo-Sandiaga

Dia yakin, jika timnya teliti melakukan ferivikasi data C1 yang masuk, pasangan Prabowo-Sandi di Jawa Timur bisa menang. "Kita yakin bisa menang jika verifikasi dilakukan terus menerus," terangnya.

Soepriyatno mengaku tidak ambil pusing dengan klaim Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Timur yang menyebut Jokowi-Ma'ruf Amin menang dengan angka 68 persen di Jawa Timur.

Baca juga: Kamis Sore, BPN Prabowo-Sandiaga Gelar Rapat soal Laporan Dugaan Kecurangan

Sebelumnya, TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Timur mengklaim kemenangan di angka 68 persen di Jawa Timur. Data tersebut berdasarkan hasil rekap data C1 yang dikirim saksi ke Posko TKD Jawa Timur yang prosentasenya mendekati 100 persen.

Dari hasil rekap C1 yang masuk ke TKD Jawa Timur, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya kalah di 4 daerah yakni Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Pacitan. Hasil tersebut naik dari Pilpres 2014 yang kekalahan Jokowi terjadi di 14 kabupaten dan kota.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X