Kompas.com - 24/04/2019, 19:00 WIB
Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dikcsan, diberikan waktu sholat Magrib oleh KPK saat pemeriksaan dilangsungkan di ruang Wali Kota Tasikmalaya, Rabu (24/4/2019). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHASekda Kota Tasikmalaya Ivan Dikcsan, diberikan waktu sholat Magrib oleh KPK saat pemeriksaan dilangsungkan di ruang Wali Kota Tasikmalaya, Rabu (24/4/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman di ruangannya hampir selama 8 jam, Rabu (24/4/2019).

Selain Budi, turut diperiksa Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dikcsan dan beberapa orang stafnya oleh belasan penyidik anti rasuah tersebut.

"Pemeriksaan masih berlanjut, saya diberi waktu untuk sholat dulu," jelas Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dikcsan, kepada wartawan seusai keluar ruangan Wali Kota Tasikmalaya, yang digeledah sekaligus menjadi ruang pemeriksaan KPK, Rabu petang.

Baca juga: KPK Periksa Wali Kota Tasikmalaya di Ruang Kerjanya Mulai Pagi hingga Sore

Ivan menambahkan, pemeriksaan masih akan dilanjutkan seusai waktu salat Magrib di ruangan yang sama. Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman juga masih bersama petugas KPK dan sedang dimintai keterangan.

"Pak Budi masih di dalam, masih diperiksa KPK. Kalau penggeledahan udah beres, tinggal pemeriksaannya saja," ungkap Ivan.

Tak berselang lama, Ivan bersama dua orang stafnya kembali memasuki kembali ruangan Wali Kota Tasikmalaya. Dirinya belum bisa menjawab sampai kapan pemeriksaan maraton yang dilakukan para penyidik KPK tersebut dilangsungkan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gak tahu ini berapa lamanya. Yang jelas masih diperiksa," ujarnya.

Baca juga: KPK Segel Kantor PUPR dan Ruang Dirut RSUD Kota Tasikmalaya

Sampai berita ini ditulis, belasan petugas berompi KPK masih berada di ruang Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman.

Sebelumnya sempat terlihat petugas KPK keluar masuk ruangan itu sembari membawa tumpukan berkas. Namun, setelah salat Magrib, semua kembali ke ruangan dan petugas kepolisian bersenjata lengkap masih berjaga di depan pintu masuk ruang kerja wali kota tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X