KPK Segel Kantor PUPR dan Ruang Dirut RSUD Kota Tasikmalaya

Kompas.com - 24/04/2019, 15:06 WIB
Ruangan kerja Dirut RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Wasisto, disegel penyidik KPK, Rabu (24/4/2019). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHARuangan kerja Dirut RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Wasisto, disegel penyidik KPK, Rabu (24/4/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyegel kantor PUPR Kota Tasikmalaya, dan ruangan Direktur utama RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Rabu (24/4/2019).

Penyegelan itu menyusul penggeledahan ruang kerja Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang dilakukan belasan orang tim penyidik dari KPK sejak pagi tadi sampai sore ini.

Para pegawai di kantor Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, hampir satu jam yang lalu tak bisa masuk kantor karena ada penyegelan dan penggeledahan.

Baca juga: KPK Geledah Kantor Wali Kota Tasikmalaya, Ada Apa...

Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Wasisto, telah mendatangi ruang Wali Kota Tasikmalaya, memenuhi panggilan tim penyidik KPK.

"Kalau di kantor PUPR semuanya disegel tiap ruangan. Tadi, semua banyak berkas diambil oleh petugas berompi KPK. Segelnya pun bertuliskan KPK," jelas Sekretaris Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, Budi Martanova saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu siang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cecep Zaenal Kholis, membenarkan ruangan Direktur rumah sakit disegel oleh para penyidik KPK.

Baca juga: Keluar dari Kantor Wali Kota, Penyidik KPK Bawa Kadis PUPR Kota Tasikmalaya ke Mobil

 

Namun, Cecep menilai, penyegelan itu tak akan menganggu pelayanan kesehatan dari rumah sakit milik Pemkot Tasikmalaya tersebut.

"Betul disegel KPK, tapi hanya ruangan Dirut saja yang disegel. Semua itu tak akan menganggu pelayanan kesehatan," ungkap Cecep, saat diwawancara seusai keluar dari ruangan Wali Kota Tasikmalaya, yang dipakai tim penyidik KPK.

Selain penyegelan ruang dirut RSUD oleh KPK, para penyidik pun membawa banyak dokumen dari ruangan administrasi dan ruangan lainnya.

Namun, saat dimintai keterangan oleh tim penyidik, Cecep mengaku. kalau dirinya tak sempat bertemu Wali Kota Tasikmalaya, yang masih berada di ruangan berbeda kantor kerja Wali Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Ada di Ruang Tamu Kantornya Saat Penggeledahan KPK

"Tadi di dalam masih banyak petugas KPK, tapi saya tadi tak melihat Pak Wali Kota. Saya tadi cuma ditanyain perencanaan. Kalau Pak Dirut RSUD masih di dalam sama KPK," ungkapnya.

Sampai berita ini diturunkan, para penyidik KPK masih berada di ruang kerja Wali Kota Tasikmalaya, dengan penjagaan ketat petugas Kepolisian bersenjata lengkap.

Terlihat keluar Kadis Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cecep Zaenal Kholis seorang diri.

Sementara sebelumnya, terlihat Dirut RSUD Kota Tasikmalaya, Wasisto masih di dalam ruangan kerja Wali Kota Tasikmalaya, bersama para penyidik KPK.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X