Dedi Mulyadi Usul UU Pemilu Direvisi

Kompas.com - 23/04/2019, 16:32 WIB
Ketua Tim Kampanye Daerah Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Dedi Mulyadi saat ditemui di Bandung, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKetua Tim Kampanye Daerah Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Dedi Mulyadi saat ditemui di Bandung, Kamis (18/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua DPD Partai Golkar Dedi Mulyadi, menepis tudingan publik bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi penyebab panjang dan rumitnya proses pemilu 2019.

Dedi mengatakan, KPU hanya menjalankan amanat Undang-undang (UU) Pemilu yang menyebabkan banyak panitia kelompok pemungutan suara meninggal dunia saat bertugas karena panjangnya proses pengitungan suara.

“KPU tidak bersalah. KPU hanya menjalankan undang-undang,” kata Dedi saat dihubungi lewat sambungan telepon, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Dedi Mulyadi: Alhamdulillah, Dinamika Politik yang Panas Tidak Menimbulkan Konflik

Dedi mengatakan, UU Pemilu justru menjadi penyebab penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi panjang dan rumit.

“UU Pemilu tidak representatif dan menyebabkan keluhan masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Dedi menambahkan, proses perhitungan suara berjenjang yang biasanya hanya di tingkat TPS lalu TPPS, saat ini berubah menjadi tingkat kecamatan yang membuat jumlah perhitungan surat suara lebih banyak.

“Waktu perhitungan menjadi lebih lama dan melelahkan karena perhitungan dilakukan pada saat bersamaan,” bebernya.

Baca juga: Jadi Caleg, Dedi Mulyadi Mengaku Tersiksa

Kesalahan UU Pemilu ini, lanjut Dedi, membuat proses pemungutan dan perhitungan suara yang sebelumnya sederhana, kini menjadi sesuatu hal yang malah menyulitkan.

“Jadi ini kesalahan kolektif dari penyusun undang-undang mulai partai politik dan pemerintah,” ungkapnya.

Dedi mengusulkan, jika seluruh proses pemilu 2019 ini selesai, pemerintah dan seluruh ketua partai politik bersama anggota legislatif kembali berkumpul dan sepakat untuk melakukan perubahan UU Pemilu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X