Kompas.com - 23/04/2019, 11:37 WIB
Kapal Feri Seluang tenggelam di Dermaga Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Senin (22/4/2019) malam. IstimewaKapal Feri Seluang tenggelam di Dermaga Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Senin (22/4/2019) malam.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Tenggelamnya Kapal Feri Seluang yang melayani penyeberangan di Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mengakibatkan terganggunya distribusi pemulangan logistik pemilu ke KPU Sekadau.

Sebagaimana diketahui, kapal feri tersebut menghubungkan Kecamatan Belitang, Belitang Hilir, Belitang Hulu ke Ibu Kota Kabupaten Sekadau.

"Otomatis terganggu (pemulangan logistik pemilu) ke Kantor KPU Sekadau dari tiga kecamatan," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Salah Susun Kendaraan Diduga Jadi Penyebab Tenggelamnya Kapal Feri Seluang

Namun demikian, untuk antisipasi, pihak kepolisian akan membawa logistik pemilu melalui jalan darat dengan memutar melewati Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

"Memang lebih jauh, tapi untuk antisipasi keterlambatan kita akan bawa logistik pemilu melalui jalan darat," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, tenggelamnya Kapal Feri Seluang juga mengakibatkan lumpuhnya transportasi warga setempat dari tiga kecamatan ke Kota Sekadau.

"Kapal Feri Seluang ini akses satu-satunya bagi warga untuk ke Kota Sekadau. Sebelumnya warga menggunakan kapal tongkang," ucapnya.

Sebelumnya, kepolisian menduga, tenggelamnya Kapal Feri Seluang di Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, akibat kesalahan dalam menyusun kendaraan bermuatan berat.

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Kapal Feri Seluang Miring Lalu Tenggelam

AKBP Donny Charles Go mengatakan, kendaraan truk disusun lebih dominan berada di sebelah kiri kapal.

"Kemudian dari pemeriksaan, ditemukan adanya kendaraan muatan kosong yang tidak ketahuan petugas. Jadinya tidak seimbang," kata Donny, Selasa (23/4/2019) pagi.

Dia menegaskan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun ada seorang petugas kapal yang mengalami syok dan kini telah dirawat di Puskesmas Belitang Hilir.

"Sekarang ini, masih ada enam truk yang ikut tenggelam bersama kapal," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.