Temukan Kecurangan Saat Pemilu, Warga Desa di Sumedang Datangi Bawaslu

Kompas.com - 22/04/2019, 18:48 WIB
Belasan warga Desa Cilengkrang, Wado, Sumedang, Jawa Barat saat melaporkan dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 ke Bawaslu Sumedang, Senin (22/4/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com AAM AMINULLAH/KOMPAS.comBelasan warga Desa Cilengkrang, Wado, Sumedang, Jawa Barat saat melaporkan dugaan kecurangan pada Pemilu 2019 ke Bawaslu Sumedang, Senin (22/4/2019) siang. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Belasan warga Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat datangi Kantor Bawaslu Sumedang, Senin (22/4/2019) siang.

Kedatangan warga untuk melaporkan dugaan kecurangan pada pemilihan calon anggota legislatif yang terjadi di 16 TPS di wilayah Desa Cilengkrang.

Pelapor, caleg PPP asal Dapil 4 Sumedang H Beben Dendi Kuswandi mengatakan, dugaan kecurangan yang dilaporkan terkait netralitas kepala desa dan aparatur desa setempat serta penyelenggara pemilu.

Baca juga: Direndam Banjir, TPS di Cimanggung Sumedang Dipindahkan

Kemudian, adanya dugaan upaya penggiringan suara yang dilakukan oleh kepala desa dan petugas KPPS di Desa Cilengkrang.

Selain itu, warga juga melaporkan dugaan politik uang, dugaan penggunaan surat suara dan pencoblosan surat suara untuk salah satu caleg di TPS 05 Desa Cilengkrang.

Beben menuturkan, selain diperkuat oleh belasan saksi, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah barang bukti.

"Kepala desa dan KPPS di desa ini mengarahkan warga untuk mencoblos salah satu caleg, yang tak lain adalah anak kepala desa sendiri, yakni Roy Mahendra. Dia, caleg DPRD Sumedang asal Partai Golkar," ujarnya kepada Kompas.com di Kantor Bawaslu Sumedang, Senin (22/4/2019).

Baca juga: Kapolres Sumedang: Jangan Pulang ke Rumah, Tidur di Gudang Logistik

Beben menyebutkan, beberapa indikasi kecurangan yang dilakukan pihak penyelenggara Pemilu dan aparatur desa di wilayah Desa Cilengkrang ini menguntungkan salah satu caleg.

"Ada 8 poin dugaan kecurangan yang tadi kami laporkan ke Bawaslu. Dugaan kecurangan ini meliputi intimidasi kepada pemilih, penggelembungan suara, pencoblosan surat suara oleh oknum aparatur desa, serta penghinaan dan pengusiran terhadap saksi partai lain," tuturnya.

Beben menambahkan, jika melihat pengakuan dari para saksi, tindak kecurangan yang dilakukan aparatur desa dan penyelenggara Pemilu di Desa Cilengkrang ini sangat mencederai demokrasi rakyat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X