UNBK SMP Diikuti 6.000 Siswa, Pemkab Magetan Gandeng PLN dan Telkomsel

Kompas.com - 22/04/2019, 12:58 WIB
 Sebanyak 6.000 siswa SMP di Kabupaten Magetan mengikuti UNBK tahun ajaran 2019, Senin (22/4/2019). Untuk melancarkan kegiatan UNBK, Dinas Pendidikan MOU dengan PLN dan Telkomsel. KOMPAS.com/SUKOCO Sebanyak 6.000 siswa SMP di Kabupaten Magetan mengikuti UNBK tahun ajaran 2019, Senin (22/4/2019). Untuk melancarkan kegiatan UNBK, Dinas Pendidikan MOU dengan PLN dan Telkomsel.

NGAWI, KOMPAS.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) untuk tingkat SMP di Kabupaten Magetan, jawa Timur, pada Senin (22/4/2019) berjalan lancar. UNBK ini diikuti 6.000 siswa-siswi SMP se-Kabupaten Magetan. 

Kepala Dinas Pendidikan Dan Pemuda Olah Raga Kabupaten Magetan Joko Santosa menyampaikan, sejauh ini pelaksanaan UNBK SMP di Kabupaten Magetan berjalan lancar dan aman. 

"Ada 6.000 lebih (siswa-siswi SMP) yang mengikuti (UNBK). Sudah siap semua, 39 (SMP) negeri dan 15 swasta, semua sudah siap,” ujar Joko yang ditemui usai mengikuti upacara hari Kartini di Kantor Dinas Bupati Maagetan, Senin.

Untuk memperlancar kegiatan UNBK SMP di Magetan, Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan telah melakukan kerja sama dengan dengan PT PLN (Persero) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terkait ketesediaan listrik dan jaringan internet.

Baca juga: Sekolah Tak Bisa Sediakan Ratusan Laptop, Murid SMPN 195 UNBK Pakai Laptop Pribadi

Pakai komputer pinjaman

Kepala Sekolah SMPN 2 Magetan Agus Sunadi yang ditemui secara terpisah mengatakan, untuk mengantisipasi kendala jalannya UNBK pihak sekolah sudah menyiapkan diesel dan modem.

“Di sesi pertama pelaksanannya (UNBK) aman dan tidak ada Kendala. Untuk antisipasi kami siapkan genset dan modem, ” katanya.

Agus menambahkan, UNBK di SMPN 2 Magetan diikuti oleh 227 siswa, sehingga untuk pelaksanaan ujian dijadwalkan hingga 3 sesi.

“Komputer dan laptop ada 80, sebagian pinjaman. Karena penuh kita bagi tiga sesi,” ucap Agus.

Baca juga: Kekurangan Komputer, 17 Sekolah di Gunungkidul Menumpang UNBK di Sekolah Lain



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat  2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Saat 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Regional
7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

Regional
Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X