Bawaslu Padang Kerahkan 2.500 Personel Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Kompas.com - 14/04/2019, 12:54 WIB
Komisioner Bawaslu Padang Bahrul Anwar meninjau penertiban APK di Padang, Minggu (14/04/2019) Perdana Putra/Kompas.comKomisioner Bawaslu Padang Bahrul Anwar meninjau penertiban APK di Padang, Minggu (14/04/2019)

PADANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Padang, Sumatera Barat menerjunkan 2.500 personel untuk menertibkan alat peraga kampanye ( APK).

"Personel yang kita turunkan terdiri dari pengawas TPS, Panwascam dan Satpol PP. Totalnya ada sekitar 2.500 orang," kata Komisioner Bawaslu Padang, Bahrul Anwar disela-sela penertiban, Minggu (14/04/2019) di Padang.

Bahrul mengatakan pihaknya sudah mulai menertibkan APK sejak pagi tadi dan ditargetkan selesai hari ini.

Bahrul menyebutkan dalam menertibkan APK tersebut terkendala dengan APK yang dipajang oleh pihak advertising.

Baca juga: Satpol PP DKI Sebut Warga Bisa Turunkan APK yang Masih Terpasang

"Makanya kita minta pihak advertising menurunkan APK yang dipasang ditempatnya. Kalau kita yang menurunkan tentu harus punya alat karena lokasinya tinggi," ujar Bahrul.

Pihaknya sudah mengirimkan surat ke sejumlah advertising di Padang untuk sefera menurunkan APK yang masih terpasang.

"Sudah direspons dengan baik oleh pihak advertising. Ada yang sudah menurunkan sendiri. Kita berharap semuanya bisa selesai hari ini," kata Bahrul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

Regional
Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Regional
Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Regional
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Regional
Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Regional
Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Regional
Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Regional
Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Regional
Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Regional
Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu 'Statement' Pribadi

Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu "Statement" Pribadi

Regional
Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Regional
Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Regional
Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X