Di Solo, Jokowi Cerita Perjalanan Politiknya dari Wali Kota Menjadi Presiden

Kompas.com - 09/04/2019, 18:20 WIB
Capres 01 Jokowi dihadapan para pendukungnya saat berkampanye di Station Sriwedari, Solo, Selasa (9/4/2019). KOMPAS.com/IhsanuddinCapres 01 Jokowi dihadapan para pendukungnya saat berkampanye di Station Sriwedari, Solo, Selasa (9/4/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri kampanye rapat umum terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019).

Jokowi tiba di Stadion Sriwedari sekitar pukul 16.00 WIB dengan didampingi Iriana Jokowi. Keduanya terlihat kompak mengenakan kostum atasan putih dan bawahan hitam.

Kehadiran Jokowi dan Iriana disambut antusias para pendukungnya. Irama lagu Jokowi sekali lagi pun menggema di dalam stadion.

"Pripun kabaripun," tanya Jokowi sebanyak tiga kali dihadapan para pendukungannya.


Serempak para pendukungnya menjawab, "Sae."

Baca juga: Jokowi: Awas, Saya dari Solo Loh...

Jokowi mengungkapkan kebahagiannya karena bisa hadir secara langsung di tengah-tengah para pendukungnya dalam kampanye rapat umum terbuka Pilpres 2019.

"Saya sampai ke panggung ini. Tidak hujan, tapi baju dan kaus serta celana basah kuyub semuanya. Tetapi saya sangat berbahagia sekali. Sangat senang sekali karena bisa hadir di Kota Solo yang kita cintai, dimana saya memulai karier saya di bidang pemerintahan di sini," kata Jokowi.

Jokowi juga menceritakan keberhasilannya selama menjadi Wali Kota Surakarta selama dua periode.

"2005, 2010 lancar. Alhamdulillah," ucap Jokowi.

Jokowi bercerita, ketika baru dua tahun menjabat wali kota pada periode kedua, dirinya dipanggil Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri ke Jakarta.

"Di Jakarta juga sama. Baru jadi gubernur kurang dari tiga tahun diangkat lagi ke atas. Dicalonkan presiden," ungkapnya.

Baca juga: Kampanye di Solo, Jokowi Bagi-Bagi Kaus dari Atas Kereta Kuda

Kampanye rapat umum terbuka dihadiri oleh massa pendukung yang memenuhi lapangan dan seluruh bagian tribun Stadion Sriwedari.

Hadir dalam kampanye rapat umum terbuka Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Yenny Wahid, Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo, Ketua TKD Her Suprabu dan para tokoh nasional pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X