Bawaslu Menduga Ada Mobilisasi Pelajar saat Kampanye Sandiaga Uno di Magetan

Kompas.com - 08/04/2019, 14:18 WIB
Calon wakil presiden Sandiaga Uno di naikkan ke atas reog saat melakukan kampanye di Gor Ki Mageti Kabupaten Magetan Jawa Timur. KOMPAS.com/SUKOCOCalon wakil presiden Sandiaga Uno di naikkan ke atas reog saat melakukan kampanye di Gor Ki Mageti Kabupaten Magetan Jawa Timur.

MAGETAN , KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Jawa Timur menduga ada mobilisasi pelajar saat kegiatan kampanye calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di GOR Ki Mageti, Magetan, Jawa Tmur, Senin (8/4/2019).

Divisi Pengawasan Pencegahan dan Humas Bawaslu Kabupaten Magetan Muris Subiantoro mengatakan, pihaknya menemukan dua unit bus yang diduga digunakan oleh siswa dari salah satu sekolah di Ponorogo untuk menghadiri kampanye Sandiaga.

“Kita menemukan ada dua bus yang dari salah satu sekolah di Ponorogo. Ada unsur semacam mobilisasi dari salah satu pihak sekolah swasta di Ponorogo untuk mengikuti kegiatan pada siang hari ini,” ujarnya di sela-sela kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan kampanye Sandiaga Uno, Senin.

Baca juga: Sandiaga Berteriak Wis Wayahe, Pendukung Bilang Prabowo Presiden

Muris mengatakan, dari dalam bus tersebut, Bawaslu menemukan atribut sekolah, topi serta kaos atribut kampanye yang digunakan oleh para siswa sekolah tersebut

”Kita melihat sendiri ada beberapa bukti misalnya ada tas, ada topi dari salah satu sekolah yang bersangkutan,” ujarnya.

Baca juga: 5 Fakta Polemik Sandiaga Kibarkan Bendera NU saat Kampanye, PWNU Jatim Protes hingga Tanggapan Yenny Wahid

Selain dugaan mobilisasi siswa, Bawaslu Kabupaten Magetan juga menemukan keterlibatan anak-anak dalam kegiatan kampanye. Muris mengatakan, pihaknya masih akan melakukan sidang pleno untuk mengambil sikap terkait dugaan pelanggaran kampanye tersebut.

“Jadi tindak lanjut dari ini seperti apa ya kita plenokan. Jadi kalau memang perlu klarifikasi atau investigasi kepada sekolah yang bersangkutan ya kita lakukan investigasi atau klarifikasi,” katanya.

Sandiaga Uno menggelar kampanye akbar di GOR Ki Mageti Kabupaten Magetn Jawa Timur, Senin. Ribuan simpatisan pendukung menghadiri kampanye Sandiaga.

Dalam orasi politiknya, Sandi berjanji meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen jika menang pada Pilpres 2019.

Sandi juga mengingatkan bahwa pada Pemilu 2014 lalu Prabowo mampu mendulang suara hingga 52 persen di Kabupaten Magetan.

“2014 Pak Prabowo menang di Magetan, 52 persen. 2019 harus lebih baik. Magetan harus jadi titik awal kemenangan seantero Jawa Timur,” ujar Sandi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Regional
Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

Regional
Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X