Ngaji Kebangsaan, Slank Turunkan "Tensi" Jelang Coblosan Pemilu

Kompas.com - 07/04/2019, 20:37 WIB
Slank, Mahfud MD, dan Ustad Yusuf Mansur menggelar Ngaji Kebangsaan di Surabaya, Minggu (7/4/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALSlank, Mahfud MD, dan Ustad Yusuf Mansur menggelar Ngaji Kebangsaan di Surabaya, Minggu (7/4/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Grup band Slank, Mahfud MD, dan Ustadz Yusuf Mansur mengajak masyarakat Surabaya menurunkan tensi menjelang hari H pemungutan suara Pemilu 2019.

Mereka menggelar "Ngaji Kebangsaan" di Lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya, Minggu (7/4/2019).

"Di sela-sela konser Slank Minggu malam, Mahfud MD dan Ustaz Arifin Ilham akan memberikan pencerahan tentang kebangsaan dari perspektif kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Saifullah Yusuf (Gus Ipul), penggagas Ngaji Kebangsaan bersama Slank.


Baca juga: Slank, Mahfud MD, Yusuf Mansur Akan Gelar Konser Ngaji Kebangsaan di Surabaya

Gus Ipul mengibaratkan, jika kendaraan sudah melaju kencang dan melalui banyak rintangan dan hambatan, saatnya kendaraan beristirahat di "rest area".

Kata mantan Wagub Jatim ini, di rest area, mesin mobil diistirahatkan, sopir istirahat, untuk merenung dan bertafakkur agar jalan yang akan dilalui selanjutnya lebih baik.

"Bangsa ini sudah berproses untuk menuju suksesi pemilu. Lika likunya sudah dilalui. Sebelum nyoblos, harus bertafakkur dulu apa sebenarnya tujuan bangsa ini, agar niatnya mencoblos benar dan lurus," terangnya.

Baca juga: Slank Persembahkan 9 Lagu Saat Konser Kebangsaan di Semarang

Grup band Slank sendiri dijadwalkan akan tampil dengan formasi lengkap dengan kehadiran Abdee Negara (gitaris).

"DNA nya Slank itu belajar. Nanti malam kami semua juga akan belajar tentang kebangsaan dari Prof Mahfud MD dan Ustadz Arifin Ilham," ujar Abdee Negara, gitaris Slank.

Sementara gitaris Slank, Bimbim, berharap, lagu-lagu Slank dapat meredam emosi bangsa Indonesia jelang pemungutan suara.

"Kalau sebelumnya tensinya tinggi, dengan lagu-lagu Slank diharapkan bisa menurunkan emosi," ucapnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X