Menteri Rini Klaim Industri Pertahanan Indonesia Semakin Baik

Kompas.com - 06/04/2019, 13:15 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (depan) meninjau ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Lampung, Kamis (31/1/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (depan) meninjau ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Lampung, Kamis (31/1/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menilai perkembangan industri pertahanan tanah air terus menunjukan peningkatan.

Salah satunya, kendaraan tempur buatan PT Pindad, APS-3 Anoa, yang popularitasnya kian mendunia.

Sampai saat ini, kata Rini, lebih dari 300 kendaraan tempur lapis baja itu digunakan PBB di berbagai negara seperti Lebanon, Afrika Tengah, dan Sudan.

"Sangat bangga, sekarang Pindad lebih baik. Sekarang Anoa sudah lebih dari 350 unit dipakai PBB. Sekarang proses medium tank sedang disiapkan. Semoga akan dipakai dunia," kata Rini dalam acara HUT PT Pindad di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Sabtu (6/4/2019).

Baca juga: Menhan Malaysia Disebut Tertarik Medium Tank Pindad

Selain itu, Rini menambahkan, PT Pindad akan segera memiliki gedung fasilitas produksi munisi di Malang.

Hadirnya gedung baru itu, sambung Rini, diharapkan mampu menambah kapasitas pembuatan amunisi untuk TNI dan Polri.

"Sebelumnya seperti amunisi kita belum bisa supply semua, sekarang kita bisa," ujarnya.

Baca juga: Menhan: Medium Tank PT Pindad Siap Diproduksi Masal

 

Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menjelaskan, gedung munisi itu merupakan penyertaan modal negara (PMN) tahun 2015 sebesar Rp 700 miliar.

Gedung itu akan meningkatkan produksi amunisi kaliber kecil dari 120 juta butir per tahun menjasi 297 juta butor per tahun.

"Dana produksinya tahun 2019 akhir kita sudah harus mulai memproduksi untuk mengisi kebutuhan amunisi TNI Polri. Artinya, akhir tahun kita akan mulai sampai dengan 297 juta butir per tahun," tutur Abraham.

Baca juga: Kurangi Impor, Ridwan Kamil Berencana Beli Produk Pindad hingga LEN

Namun, kata Abraham, penambahan produksi amunisi belum bisa sepenuhnya menutup kebutuhan amunisi TNI Polri yang mencapai 500 juta butir per tahun.

Untuk itu, PT Pindad meneken kerja sama dengan Water Burry Farrel, Kanada, untuk memenuhi kebutuhan itu.

"Kalau saya bilang itu bisa dikatakan masih separuh lebih karena kebutuhan TNI itu bisa sampai 500 juta butir per tahun. Kita sudah menandatangani kerja sama dengan Kanada di Bali untuk memperbesar kapasitas produksi kita menjadi 350 juta butir per tahun, itu masih dalam tahap kajian investasi kita mendahulukan PMN kita dengan dana Rp 700 miliar tahun 2015," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahuan Berbuat Mesum, Sepasang Remaja Nyaris Dihakimi Massa

Ketahuan Berbuat Mesum, Sepasang Remaja Nyaris Dihakimi Massa

Regional
Ridwan Kamin Sebut Terowongan Nanjung Akan Mulai Dapat Digunakan Januari 2020

Ridwan Kamin Sebut Terowongan Nanjung Akan Mulai Dapat Digunakan Januari 2020

Regional
Polisi Hentikan Penyidikan Dugaan Penggelapan Solar oleh Supir Tangki BBM

Polisi Hentikan Penyidikan Dugaan Penggelapan Solar oleh Supir Tangki BBM

Regional
Polisi Buru Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan di Tasikmalaya

Polisi Buru Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan di Tasikmalaya

Regional
Stadion Palaran Kaltim Tak Terurus, Menpora Janji Beri Dukungan

Stadion Palaran Kaltim Tak Terurus, Menpora Janji Beri Dukungan

Regional
Kota Batu Dilanda Angin Kencang, Akses Jalan dan Sejumlah Lokasi Wisata Ditutup

Kota Batu Dilanda Angin Kencang, Akses Jalan dan Sejumlah Lokasi Wisata Ditutup

Regional
Ridwan Kamil Ajak Ulama Kabupaten Bandung Barat Ikut Berdakwah di “English for Ulama” 2020

Ridwan Kamil Ajak Ulama Kabupaten Bandung Barat Ikut Berdakwah di “English for Ulama” 2020

Regional
Sudah 3 Hari Seorang Nenek Hilang, Personel SAR Sisir Hutan Wonosadi

Sudah 3 Hari Seorang Nenek Hilang, Personel SAR Sisir Hutan Wonosadi

Regional
Berpakaian Minim dan Tanpa Identitas, 7 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

Berpakaian Minim dan Tanpa Identitas, 7 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

Regional
Terjadi Letusan Gunung Merapi dengan Tinggi Kolom 1.000 Meter

Terjadi Letusan Gunung Merapi dengan Tinggi Kolom 1.000 Meter

Regional
Menantu dan Cucu Ketiga Jokowi yang Baru Lahir Boleh Pulang Besok

Menantu dan Cucu Ketiga Jokowi yang Baru Lahir Boleh Pulang Besok

Regional
Edhy Prabowo Sampaikan 2 Pesan Jokowi pada Nelayan di Bangka

Edhy Prabowo Sampaikan 2 Pesan Jokowi pada Nelayan di Bangka

Regional
Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Regional
Polisi Gagalkan Pengiriman Buruh Migran Ilegal di Cianjur

Polisi Gagalkan Pengiriman Buruh Migran Ilegal di Cianjur

Regional
Cahaya Api dan Guguran Lava Terlihat dari Gunung Karangetang, Warga Diminta Waspada

Cahaya Api dan Guguran Lava Terlihat dari Gunung Karangetang, Warga Diminta Waspada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X