Kapal Ikan Bermuatan 5.000 Durian Hilang di Perairan Maluku Tenggara

Kompas.com - 05/04/2019, 13:17 WIB
Foto lokasi kapal hilang di perairan Maluku Tenggara Dok Kepala Kantor SAR AmbonFoto lokasi kapal hilang di perairan Maluku Tenggara


AMBON,KOMPAS.com-Sebuah kapal nelayan KM Cahaya Bahari dilaporkan hilang di perairan Maluku Tenggara, Jumat (5/4/2019).

Kapal dengan ukuran panjang 17 meter ini sebelumnya bertolak dari Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah menuju Tual, Maluku Tenggara pada Rabu dua hari lalu.

Namun, hingga kini kapal tersebut belum juga tiba di Pelabuhan Tual.

"Kapalnya sedang memuat 5000 buah durian," kata Kepala SAR Ambon Muslimin kepada Kompas.com melalui telepon selulernya, Jumat (5/4/2019).

Baca juga: Tugboat Tenggelam di Laut Pongok, 6 Awak Kapal Hilang

Dia menjelaskan kapal tersebut mengangkut tujuh orang penumpang dan anak buah kapal (ABK).

Dari laporan yang diterima kapal tersebut diduga hilang pada koordinat 5°.5'.17"S 131°.48".23" E.

"Kapalnya hilang kontak di sekitar perairan Pulau Kur, itu sudah masuk Maluku Tenggara,"ujarnya.

Baca juga: Tiga Hari Hilang, Kapal Cepat yang Angkut 5 Penumpang Tiba di Tual

Muslimin mengatakan pihaknya mendapatkan informasi hilangnya kapal tersebut dari pihak keluarga korban pada Jumat (5/4/2019).

Setelah itu regu penyelamat dari Pos SAR Tual dan anggota Polair langsung di kerahkan ke lokasi pencarian.

"Tim SAR saat ini sudah menuju lokasi pencarian dengan menggunakan KN.SAR 242 Bharata," kata Muslimin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi: Kementerian Lain Sebaiknya Bikin Kalung Emas Anti 'Koredas'

Dedi Mulyadi: Kementerian Lain Sebaiknya Bikin Kalung Emas Anti "Koredas"

Regional
Mobil Listrik Khusus UMKM Buatan SMK, Transmisi Matik, Jarak Tempuh hingga 90 Km

Mobil Listrik Khusus UMKM Buatan SMK, Transmisi Matik, Jarak Tempuh hingga 90 Km

Regional
10 Perempuan Berbaju Ketat Gowes Keliling Aceh, Wali Kota Marah

10 Perempuan Berbaju Ketat Gowes Keliling Aceh, Wali Kota Marah

Regional
Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Enak Hati

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Enak Hati

Regional
2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

Regional
Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X