Kompas.com - 03/04/2019, 15:11 WIB
Calon presiden fiktif nomor 10, Nurhadi, tampil di acara live Rosi di Studio Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019). Nurhadi bersama Aldo, merupakan pasangan capres-cawapres fiktif yang hadir di tengah persaingan pilpres 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGCalon presiden fiktif nomor 10, Nurhadi, tampil di acara live Rosi di Studio Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2019). Nurhadi bersama Aldo, merupakan pasangan capres-cawapres fiktif yang hadir di tengah persaingan pilpres 2019.

KUDUS, KOMPAS.com - Akun Instagram resmi  calon presiden fiktif nomor urut 10 Nurhadi - Aldo (Dildo) menggegerkan jagat maya usai menggugah status pamit undur diri. 

Hal ini lantas membuat publik bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi dengan tim kreatif Dildo yang selama ini lebih banyak menghibur masyarakat melalui banyolannya itu?

Di dalam status yang memposting poster bergambar Nurhadi-Aldo pada 1 April 2019 itu terselip kalimat "Segenap timses dan relawan Nurhadi-Aldo "PAMIT UNDUR DIRI".

Baca juga: Pidato Politik AHY, dari soal Program Zaman SBY hingga Nurhadi-Aldo

Selanjutnya, dalam postingan tersebut, tim kreatif capres guyonan itu memberikan keterangan yang menjelaskan alasan mereka yang terpaksa menonaktifkan akun IG @nurhadi_aldo.

Berikut tulisan yang telah mengejutkan khalayak itu: 

Setelah melalui berbagai macam pertimbangan dari berbagai sudut pandang, terutama dampak buruk pasca pemilu di Indonesia yang kondisinya semakin tidak kondusif dan sangat beresiko bagi kami karena besarnya kemungkinan jika suatu saat akan datang berbagai macam tuduhan dari pihak yang mengalami kekalahan dan menjadikan kami sebagai kambing hitam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhirnya kami pun memutuskan untuk berhenti mengelola semua platform akun Nurhadi-aldo.

Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala dukungan kalian selama ini, semoga kita semua dapat bertemu lagi di lain kesempatan. Kami juga berharap suatu saat akan muncul dildo-dildo baru yang dapat meneruskan perjuangan kami. karna pada dasarnya harapan kami memakai nomor urut 10 adalah, agar kalian bisa ikut berada di barisan kami dengan mengisi nomor urut 03,04,05,06 dan seterusnya.

Jangan pernah takut untuk menyuarakan kebenaran, Panjang umur perlawanan.

SAMPAI JUMPA

Nurhadi sendiri tertawa geli saat dikonfirmasi oleh Kompas.com melalui sambungan ponsel perihal unggahan status tersebut.

Menurut pria yang berprofesi sebagai tukang pijat ini, postingan itu bukanlah keseriusan melainkan hanya bercanda belaka, yang idenya datang dari tim kreatif Dildo.

"Itu hanya bercanda. Kami masih terus menghibur masyarakat kok. Tentunya itu hanya keisengan tim kreatif Dildo," terang Nurhadi, Rabu (3/4/2019).

Baca juga: Dedi Mulyadi: Nurhadi-Aldo Ibarat Cepot dan Dewala dalam Perang Baratayuda

Dijelaskan Nurhadi, sejatinya postingan itu berkaitan dengan perayaan "April Mop".

April Mop atau istilah lainnya "April Fools Day" itu diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahunnya.

Di momen ini, seseorang diperbolehkan berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hal itu ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh, teman, bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu.

"Hanya bentuk kejutan mengikuti April Mop. Tapi saya jawab dengan sebutan "Aprilmet" yang artinya bulan April ini sudah mepet dengan Pemilu 2019," jelasnya.

Menurut Nurhadi, akun IG Nurhadi-Aldo masih tetap aktif seperti biasanya.

Bahkan, sambung dia, tim kreatif Dildo sudah mempersiapkan humor-humor lainnya yang bakal dimunculkan untuk menghibur masyarakat.

"Selepas Pemilu 2019? pun kami tetap mendinginkan, meredam dan menghibur masyarakat. Banyak kejutan-kejutan lain, tunggu saja. Tidak melulu soal pilpres ataupun politik. Kapankah itu ? Ya hanya tim kreatif Dildo yang tahu dong, saya sih tidak tahu, biar semau-maunya mereka. Aldo saja sampai sekarang saya tidak tahu siapa dia. Kalau Edwin dan tim lain sudah pernah ketemu," ungkapnya.

Baca juga: Erick Thohir Anggap Nurhadi-Aldo Hiburan di Tengah Hiruk Pikuk Pilpres

Sebagaimana diketahui, masyarakat dihebohkan dengan poster pasangan calon presiden dan wakil presiden Indonesia,Nurhadi dan Aldo (Dildo), yang muncul di media sosial.

Capres dan cawapres yang mengaku dari nomor urut 10 dengan diusung dari koalisi "Tronjal-Tronjol Maha Asik" tersebut mendadak viral di jagat maya.

Pasangan capres dan cawapres Dildo tersebut sekadar guyonan belaka. Tidak ada maksud buruk atau bahkan harapan untuk memperkeruh suasana.

Capres dan cawapres fiktif ini hanyalah "intermezzo" sebagai langkah kecil untuk meredam suasana menjelang Pilpes 2019 yang terus saja memanas di media sosial.

Siapakah sebenarnya capres fiktif Nurhadi yang belakangan tenar di Facebook, Instagram, hingga Twitter itu? Nurhadi memang benar ada di kehidupan nyata.

Tak seperti tampilan fisiknya di medsos yang begitu berwibawa ala orang berkelas, Nurhadi ternyata berprofesi sebagai tukang pijat refleksi yang tinggal di salah satu kios di Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Bapak empat anak asal Desa Golantepus RT 006 RW 004, Kecamatan Mejobo, Kudus, itu telah 15 tahun berprofesi sebagai tukang pijat.

"Saya malah tidak tahu dan tidak kenal siapa cawapres pasangan saya itu," tutur Nurhadi, Pria kelahiran Kudus, 10 Agustus 1969, kepada Kompas.com, Minggu (6/1/2019).

Menurut Nurhadi, pasangan capres dan cawapres Dildo adalah hasil imajinatif seorang warga yang mengaku bernama Edwin berasal dari Yogyakarta.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.