Ini Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Pembakaran Sampah

Kompas.com - 31/03/2019, 13:43 WIB
Ilustrasi garis polisi. THINKSTOCKIlustrasi garis polisi.

KARAWANG, KOMPAS.com - Polisi terus menyelidiki penemuan mayat bayi yang terbakar tempat pemvakaran sampah di Kampung Ciherang, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana mengungkapkan, bayi tersebut diperkirakan berumur satu hari saat ditemukan pada Sabtu (30/3/2019).

"Umur bayi tersebut kurang lebih baru satu hari. Kemungkinan bayi tersebut baru lahir sebelum ditemukan terbakar," kata Ahmad melalui telepon, Minggu (31/3/2019).Berikut kronologinya. 

Warga Kampung Ciherang, Desa Wadas, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang digegerkan dengan temuan bayi yang dibuang di tempat pembakaran sampah di pinggir irigasi Kali Malang arah Peruri, Sabtu (30/3/2019). Saat diyemukan, bayi tersebut sudah tak bernyawa.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan di TPS Pejaten, Saksi Mengira Boneka

"Saat mau meminggirkan bekas pembakaran sampah, ternyata ada bayi. Kalau tidak ada yang jatuh dari bungkusan, saya tidak tahu ada bayi,Sekitar jam (pukul) 05.00 WIB," kata Madsuri kepada Kompas.com.

Ditengarai oleh warga, bayi tersebut sempat dibakar, namun api kemudian aodam dengan sendirinya. Sehingga, hanya bagian kaki bayi tersebut yang terbakar.

"Bayinya tidak terbakar, hanya kakinya, kuku-kukunya saja. Kayaknya sempat dibakar, tapi apinya mati sendiri," kata dia.

Madsuri mengungkapkan, warga sempat melihat seorang laki-laki mencurigakan yang membawa bungkusan dan membuangnya di tempat tersebut pada Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Warga setempat sempat mencurigai jika lelaki tersebut membuang anak kambing.

Baca juga: Kampanye di Karawang, Prabowo Singgung soal Ular Berkepala Dua

Madsuri mengaku tidak tahu siapa yang membakar sampah tersebut. Sebab biasanya, setiap dua minggu sekali Madsuri sendiri yang membakar sampah rumah tangga warga setempat, yang ditimbun di pinggir irigasi Kalimalang Tb 18 itu.

"Itu sampah dari warga sekitar, saya gak betah kalau sampah jadi biasanya saya yabg bakar," katanya.

Tim Inafis Polres Karawang tiba di TKP sekira pukul 09.30 WIB. Selama kurang lebih satu jam setengah, tim memeriksa jenazah bayi. Jenazah bayi oeremouan tersebut kemudin dibawa ke RSUD Karawang untuk di autopsi.

Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Ahmad Mulyana mengungkapkan, polisi telh memeriksa tiga orang saksi. Hasil pemeriksaan sementara, bayi tersebut sengaja dibuang ketika baru lahir.
"Diduga modus pelaku, membuang bayi yang baru dilahir di TKP," katanya.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X